Luciana, Luciana (2018) Gaya asuh otoriter orang tua terhadap perkembangan kepribadian remaja di Desa Teppo Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidrap. Undergraduate thesis, IAIN Parepare.

[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
14.3200.002.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (7MB)

Abstract

Keluarga adalah lingkungan yang pertama dan utama dikenal oleh anak, jadi dalam lingkungan keluarga watak dan kepribadian anak akan dibentuk yang sekaligus akan memengaruhi perkembangannya di masa depan. Rumusan masalah dari penelitian yaitu bagaimana bentuk gaya asuh otoriter orang tua di Desa Teppo Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidrap, dan bagaimana perkembangan kepribadian remaja dari gaya asuh otoriter orang tua di Desa Teppo Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidrap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk gaya asuh otoriter orang tua di desa Teppo Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidrap.dan tujuan lainnya untuk mengetahui perkembangan kepribadian remaja dari gaya asuh otoriter orang tua di Desa Teppo Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidrap. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, Penelitian deskriptif kualitatif adalah mencari informasi dari berbagai sumber dengan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian hasil yang didapat diolah untuk menjadikan suatu penelitian yang utuh. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa bentuk gaya asuh otoriter orang tua di desa Teppo ada empat yaitu orang tua yang bersikap keras dan marah-marah pada remaja, Bersikap menghukum, kurang peduli terhadap masalah remaja, dan Tidak memberikan kebebasan pada remaja keempat bentuk gaya pengasuhan yang diterapkan karena orang tua sangat mendominan dalam diri seorang anak. Perkembangan kepribadian remaja dari gaya asuh otoriter orang tua dapat dilihat dari dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif pada perkembangan kepribadian remaja yakni remaja lebih suka tinggal dirumah, penurut, dan rajin beribadah. Sedangkan dampak negatifnya yaitu remaja mempunyai sifat yang suka melawan, tidak suka diatur, sulit bergaul dengan teman-temannya (orang baru), kurangnya perhatian terhadap ibadah serta berperilaku kurang baik apabila berada diluar pengawasan orang tua. Pengasuhan otoriter dalam islam dilakukan oleh orang tua seperti mengajarkan anak beribadah, otoriter dapat diterapkan ketika kelembutan yang diberikan orang tua tidak berpengaruh kepada anak, perintah serta larangan telah diabaikan oleh anak maka hukuman dapat diterapkan dalam pengasuhan. dengan demikian pola asuh otoriter yang diterapkan oleh orang tua menimbulkan banyak macam perilaku pada remaja baik itu positif maupun negatif dipandangan orang lain.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Otoriter, Orang Tua, kepribadian, Remaja
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: magang user
Date Deposited: 26 Jul 2024 02:31
Last Modified: 26 Jul 2024 02:31
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/6300

Actions (login required)

View Item View Item