Putriawati, Putriawati (2022) Tradisi Sayyang Pattu’du’ Dalam Pengembangan Wisata Syariah Di Desa Lero. Undergraduate thesis, IAIN Parepare.

[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
18.93202.026.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Tradisi Sayyang Pattu’du’ Pengembangan Wisata Syariah Di Desa Lero Kabupaten Pinrang. Tujuan penelitian ini (1) untuk mendeskripsikan tradisi Sayyang Pattu’du’ di Desa Lero, (2) untuk mendeskripsikan strategi pemerintah desa dalam pengembangan wisata syariah di desa Lero, (3) untuk mendeskripsikan eksistensi tradisiSayyang Pattu’du’terhadap pengembangan wisata syariah di desa Lero. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research), data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan dokumentasi. Kemudian metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Awal munculnya tradisi Sayyang Pattu’du’ (kuda menari) di desa Lero karena adanya seorang pengusaha ikan yang mendatangkan seekor kuda dari Mandar yang tujuannya untuk dipakai oleh anak dan cucunya setelah menamatkan bacaan Al-qur’an-Nya. Kemudian diambil alih oleh pemerintah desa. Tradisi ini di laksanakan selama 2 tahun sekali pada saat bertepatan pada bulan Maulid Nabi. Dimana prosesi pelaksanaannya yakni pada saat malam hari terdapat acara Khatam Al-Qur’an dan Mabbarazanji, di pagi sampai siang hari terdapat acara Maulid Nabi, kemudian pada sore hari yakni acara kuda menari dan diiringi tabuhan rebana dan rangkaian lainnya. 2) strategi pengembangan wisata syariah yang dilakukan oleh pemerintah desa yaitu a) menyediakan sarana dan prasarana. b) pengembangan objek wisata syariah c) menentukan faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan wisata syariah d) peran pemerintah desa dan masyarakat setempat. 3) eksistensi tradisi Sayyang Pattu’du’ dalam pengembangan wisata syariah sangat mendukung karena didalamnya mengandung nilai keagamaan. Tradisi ini juga dapat memotivasi anak-anak untuk mempelajari, memahami dan mencintai al-Qur’an, terdapat juga acara maulid nabi. Maka dapat dikatakan sangat mendukung untuk dikembangkan. Dengan adanya wisata syariah didalamnya maka tradisi ini akan menyebarluas dan dapat di kenal oleh banyak wisatawan mancanegara.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Tradisi Sayyang Pattu’du’, Pengembangan Wisata Syariah, Eksistensi tradisi
Subjects: 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1699 Other Studies in Human Society > 169999 Studies in Human Society not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Pariwisata Syariah
Depositing User: Andi Khaerul
Date Deposited: 02 Sep 2022 01:44
Last Modified: 02 Sep 2022 01:44
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/3927

Actions (login required)

View Item View Item