MUHAMMAD RASYIDIN, 2120203874234022 (2026) ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PENETAPAN HARGA SEPIHAK DALAM TRANSAKSI JUAL BELI CABAI DI KELURAHAN BENTENG KABUPATEN PINRANG. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text
2120203874234022.pdf Download (4MB) |
Abstract
Muhammad Rasyidin. Analisis Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Penetapan Harga Sepihak Dalam Transaksi Jual Beli Cabai Di Kelurahan Benteng Kabupaten Pinrang (dibimbing oleh ibu Muliati) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) praktik penetapan harga dalam transaksi jual beli cabai antara petani dan pedagang pengepul di Kelurahan Benteng Kabupaten Pinrang, (2) faktor-faktor yang memengaruhi penetapan harga cabai, dan (3) tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap praktik penetapan harga tersebut. Penelitian ini difokuskan untuk mengkaji mekanisme penetapan harga yang berlaku di lapangan serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip keadilan dan kerelaan (an-tarāḍin) dalam muamalah Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif dan metode yuridis-empiris. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan petani dan pedagang pengepul cabai di Kelurahan Benteng, sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumentasi serta literatur yang berkaitan dengan hukum ekonomi syariah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) praktik jual beli cabai di Kelurahan Benteng pada prinsipnya masih berjalan sesuai dengan mekanisme pasar, yang ditandai dengan keberadaan beberapa pedagang pengepul sehingga petani memiliki alternatif dalam menjual hasil panennya; (2) faktor-faktor yang memengaruhi penetapan harga cabai meliputi fluktuasi harga pasar, kualitas dan jumlah cabai, waktu panen, sifat cabai yang mudah rusak, kondisi kebutuhan ekonomi petani, serta keterbatasan akses terhadap pedagang pengepul; dan (3) ditinjau dari perspektif hukum ekonomi syariah, praktik penetapan harga cabai tersebut tidak serta-merta bertentangan dengan prinsip keadilan dan kerelaan selama transaksi dilakukan tanpa unsur paksaan dan masih terdapat pilihan bagi petani. Namun, dalam kondisi tertentu ketika posisi tawar petani relatif lemah, prinsip kerelaan secara substantif belum sepenuhnya terpenuhi, meskipun secara formal akad jual beli tetap sah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penetapan Harga, Jual Beli Cabai, Hukum Ekonomi Syariah, Pengepul. |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | evi muhartini tahir |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 06:40 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 06:40 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12202 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
