DELPI, DELPI (2026) ANALISIS PENILAIAN KELAYAKAN PEMBIAYAAN MIKRO PADA BANK SYARIAH INDONESIA KANTOR CABANG PEMBANTU PINRANG SULAWESI SELATAN. Sarjana thesis, IAIN Parepare.
|
Text (Full Teks)
2120203862201020.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (6MB) |
Abstract
Perkembangan pembiayaan mikro pada perbankan syariah menunjukkan peran strategis dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai bank syariah terbesar di Indonesia terus meningkatkan penyaluran pembiayaan mikro, termasuk di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pinrang, Sulawesi Selatan. Seiring dengan meningkatnya volume pembiayaan yang disalurkan, diperlukan penerapan penilaian kelayakan pembiayaan yang tepat guna meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur pengajuan pembiayaan mikro, penilaian kelayakan pembiayaan berdasarkan prinsip 5C, mekanisme pengambilan keputusan pembiayaan, serta proses pengikatan hingga pencairan dana pada BSI KCP Pinrang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pihak terkait di BSI KCP Pinrang, observasi langsung terhadap proses pembiayaan mikro, serta dokumentasi terhadap data dan dokumen pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pengajuan pembiayaan mikro di BSI KCP Pinrang dilaksanakan melalui tahapan administrasi, verifikasi data, wawancara, dan survei lapangan. Penilaian kelayakan pembiayaan dilakukan dengan menerapkan prinsip 5C, yaitu character, capacity, capital, collateral, dan condition of economy. Mekanisme pengambilan keputusan pembiayaan menerapkan prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan Four Eyes Principle, yaitu keputusan pembiayaan harus mendapatkan persetujuan dari bagian bisnis dan manajemen risiko. Proses pengikatan pembiayaan dilakukan melalui akad syariah yang sah, akad yang digunakan adalah akad Musyarakah dan Mudharabah digunakan untuk pembiayaan berbasis bagi hasil, di mana bank dan nasabah bekerja sama dalam suatu usaha. Pemilihan akad disesuaikan dengan jenis usaha, tujuan pembiayaan, dan karakteristik kebutuhan nasabah agar tetap sesuai dengan prinsip syariah. serta pengikatan jaminan sebelum pencairan dana. Penerapan penilaian kelayakan yang komprehensif ini dinilai mampu meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah serta meningkatkan kualitas pembiayaan mikro di BSI KCP Pinrang.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penilaian Kelayakan Pembiayaan Mikro, Prinsip 5C, Pembiayaan Mikro, Bank Syariah Indonesia |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1401 Economic Theory > 140104 Microeconomic Theory 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1502 Banking, Finance and Investment > 150203 Financial Institutions (incl. Banking) |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Program Studi Akuntansi Lembaga Keungan Syariah |
| Depositing User: | fatma fatmawati fatma |
| Date Deposited: | 14 Feb 2026 02:20 |
| Last Modified: | 14 Feb 2026 02:20 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12183 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
