Amran, Muhammad Nur Amrullah (2025) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TENAGA KERJA BEKERJA DI LUAR NEGERI SERTA IMPLIKASI TERHADAP KESEJAHTERAAN KELUARGA DILIHAT DARI PERSPEKTIF ISLAM. Sarjana thesis, IAIN Parepare.
|
Text
18.2200.058.pdf Download (6MB) |
Abstract
Muhammad Nur Amrullah Amran, Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tenaga Kerja Bekerja Di Luar Negeri Serta Implikasi Terhadap Kesejahteraan Keluarga Dilihat Dari Perspektif Islam (dibimbing oleh Ibu Dr. Hj. Muliati dan Bapak ABD. Karim Faiz). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jaminan perlindungan hukum TKI yang bekerja di luar negeri dan mengetahui pandangan hukum ekonomi syariah terhadap perjanjian kerja TKI yang bekerja diluar negeri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis induktif, artinya data yang diperoleh di lapangan secara spesifik kemudian diuraikan dalam kata-kata yang kesimpulannya bersifat umum. Adapun teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Jaminan perlindungan hukum bagi TKI sudah diatur secara sistematis dalam peraturan nasional dan melalui kerja sama internasional. Namun, efektivitasnya sangat tergantung pada kesadaran calon TKI untuk mengikuti prosedur resmi, serta komitmen dan kapasitas pemerintah dalam melindungi warganya di luar negeri. Jaminan perlindungan hukum bagi TKI yang bekerja di luar negeri antara lain yaitu Perlindungan berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017, perlindungan oleh Pemerintah Indonesia dan Pembentukan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), 2) Pandangan hukum ekonomi syariah terhadap perjanjian kerja Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri sangat bergantung pada prinsip-prinsip muamalah (interaksi sosial ekonomi) yang adil, transparan, dan tidak merugikan salah satu pihak. Sehingga Hukum ekonomi syariah memandang bahwa perjanjian kerja TKI di luar negeri adalah sah jika memenuhi syarat dan rukun akad ijarah serta prinsip-prinsip syariah seperti keadilan, transparansi, amanah, kejelasan, kejujuran, dan perlindungan hak. Namun, apabila dalam praktiknya terjadi eksploitasi, penipuan, atau ketidakjelasan perjanjian, maka akad tersebut tidak sesuai dengan hukum syariah dan dapat dianggap batil atau fasid (cacat hukum) serta dapat menimbulkan dosa serta tanggung jawab moral dan hukum bagi pelaku.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan hukum, hukum ekonomi syariah, TKI. |
| Subjects: | 12 BUILT ENVIRONMENT AND DESIGN > 1299 Other Built Environment and Design > 129999 Built Environment and Design not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | nur indah fitriani |
| Date Deposited: | 12 Jan 2026 01:51 |
| Last Modified: | 12 Jan 2026 01:51 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12165 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
