Sailellah, Misbah Nasri (2025) EFEKTIVITAS PERMA 3 TAHUN 2022 TENTANG MEDIASI DI PENGADILAN SECARA ELEKTRONIK (Studi Di Pengadilan Agama Bekasi). Masters thesis, IAIN PAREPARE.

[thumbnail of full text] Text (full text)
2220203874130045.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (17MB)

Abstract

Tesis ini mengkaji tentang efektivitas PERMA Nomor 3 Tahun 2022 tentang Mediasi di Pengadilan Secara Elektronik, dengan studi kasus di Pengadilan Agama Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan mediasi elektronik di lingkungan peradilan agama, khususnya untuk memahami prosedur pelaksanaannya, menilai efektivitasnya berdasarkan teori efektivitas hukum, serta mengevaluasi persepsi para pihak terhadap pelaksanaan mediasi tersebut dalam kaitannya dengan asas peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan. Adapun submasalah dalam penelitian ini meliputi: 1) Bagaimana prosedur pelaksanaan mediasi elektronik di Pengadilan Agama Bekasi, 2) Bagaimana efektivitas mediasi elektronik di Pengadilan Agama Bekasi jika dikaitkan dengan teori efektivitas hukum, dan 3) Bagaimana persepsi para pihak yang terlibat terhadap mediasi elektronik jika dikaitkan dengan asas sederhana, cepat, dan biaya ringan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, studi dokumen, dan observasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori efektivitas hukum, teori mediasi, teori maslahah mursalah, serta teori perubahan sosial dan hukum Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Prosedur pelaksanaan mediasi elektronik di Pengadilan Agama Bekasi telah berjalan sesuai kerangka normatif dalam PERMA Nomor 3 Tahun 2022, dimulai dari penunjukan mediator hingga pelaporan hasil secara daring, dan menunjukkan integrasi antara inovasi hukum dan nilai-nilai agama. 2) Pelaksanaan mediasi elektronik di Pengadilan Agama Bekasi masih belum efektif jika ditinjau dari teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto. Meskipun didukung oleh substansi hukum, aparat, dan sarana, pelaksanaannya masih terkendala oleh rendahnya literasi digital serta preferensi masyarakat terhadap mediasi langsung. Meski demikian, mediasi daring tetap memiliki potensi untuk dikembangkan sejalan dengan prinsip adaptif hukum Islam terhadap perubahan zaman. 3) Persepsi para pihak terhadap mediasi elektronik umumnya positif, karena lebih praktis, efisien waktu, dan menekan biaya, serta mencerminkan prinsip maslahat dalam hukum Islam. Mediasi elektronik tidak hanya menjadi bentuk adaptasi hukum Islam terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga membawa kemaslahatan nyata bagi masyarakat.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Efektivitas Hukum, Mediasi Elektronik, Maslahah, Perubahan Sosial, Hukum Islam dan Pengadilan Agama
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180102 Access to Justice
Divisions: Pascasarjana > Program Studi Magister Hukum Keluarga Islam
Depositing User: kiki saleh
Date Deposited: 29 Dec 2025 06:33
Last Modified: 29 Dec 2025 06:33
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12017

Actions (login required)

View Item View Item