Nurul Yasmin, Andi (2025) Pembaruan La Maddaremmeng Sultan Shaleh Terhadap Kebijakan Penghapusan Budak di Kerajaan Bone: 1625-1643. Sarjana thesis, IAIN Parepare.

[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
2020203880230026.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB)

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisa perbudakaan di kerajaan Bone pada masa Raja La Maddaremmeng: 1625-1643, serta menganalisa Upaya La Maddaremmeng terhadap kebijakaan penghapusan budak di kerajaan Bone 1625-1643. Permasalahan penelitian ini, yaitu 1) Bagaimana perbudakaan kerajaan Bone pada masa Raja La Maddaremmeng: 1625-1643, 2) Bagaimana Upaya La Maddaremmeng terhadap kebijakaan penghapusan budak di kerajaan Bone 1625-1643. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan jenis penelitian pustaka (library research). Sumber utama yang digunakan adalah lontara serta literatur yang relevan dengan peristiwa tersebut. Proses analisis data dilakukan melalui metode heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Serta teori yang digunakan adalah teori statifikasi sosial dan teori konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Perbudakan dikerajaan Bone telah ada jauh sebelum Islam datang, karena sejak dahulu kerajaan Bone telah mengenal sistem kasta. Adapun beberapa faktor yang menjadikan seseorang menjadi budak yaitu, faktor keturunan, faktor perang, faktor ekonomi. Sistem perbudakan yang telah mengakar dan menjadi tradisi di kerajaan menjadikan perbudakan sukar untuk dihapuskan. 2) Dalam upaya penghapusan budak, La Maddaremmeng menghadapi tantangan besar dari kalangan bangsawan. penolakan yang dilakukan para bangsawan menjadikan konflik internal dalam kerajaan Bone. Kebijakan ini juga memicu konflik dengan Kerajaan Gowa, yang berakhir dengan kekalahan Bone dalam perang "BetaEriPasempe". Akibatnya, rakyat Bone di perbudakan oleh Gowa. upaya La Maddaremmeng dalam menghapuskan perbudakan diduga karena faktor politik, akibat kekalahan pada peristiwa musu selleng. Namun, jika melihat kebijakan lain yang dikeluarkan oleh La Maddaremmeng, boleh jadi kebijakan ini dikeluarkan juga atas dasar agama.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: La Maddaremmeng, Penghapusan Budak, Konflik Sosial
Subjects: 21 HISTORY AND ARCHAEOLOGY > 2102 Curatorial and Related Studies > 210202 Heritage and Cultural Conservation
21 HISTORY AND ARCHAEOLOGY > 2102 Curatorial and Related Studies > 210299 Curatorial and Related Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Program Studi Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: fatma fatmawati fatma
Date Deposited: 21 Mar 2025 05:41
Last Modified: 21 Mar 2025 05:41
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/10734

Actions (login required)

View Item View Item