Mutmainnah, Mutmainnah (2022) BUDAYA PERAN DOMESTIK KELUARGA DI KECAMATAN CENRANA KABUPATEN MAROS DALAM PERSPEKTIF LIFESTYLE PEREMPUAN MODERN DAN HUKUM KELUARGA ISLAM. Masters thesis, IAIN PAREPARE.

[thumbnail of 18.0221.010.pdf] Text
18.0221.010.pdf

Download (8MB)

Abstract

Tesis ini membahas tentang budaya peran domestik keluarga di kecamatan Cenrana kabupaten Maros dalam perspektif lifestyle perempuan modern dan hukum keluarga Islam, dengan tujuan agar mampu mengetahui stratifikasi peran laki-laki dan perempuan di kecamatan Cenrana kabupaten Maros, juga mampu memahami resistensi budaya patriarki yang terjadi di Cenrana. Tesis ini juga bertujuan menjelaskan pandangan lifestyle perempuan modern dan hukum Islam terhadap budaya patriarki di Cenrana kabupaten Maros. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Menggunakan analisis desktiptif kualitatif yang validasi dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stratifikasi peran domestik keluarga di Kecamatan Cenrana Kabupaten Maros didominasi oleh perempuan. Resistensi patriarki sulit untuk dihapuskan karena kondisi pengetahuan agama dibarengi dengan keyakinan akan ajaran-ajaran kebudayaan sehingga masyarakat mempertimbangkan banyak hal saat ingin melibatkan laki-laki di bagian domestik, sementara itu istri yang ikut bekerja mencari nafkah dengan niat tulus ingin membantu suaminya tanpa ada kata tuntutan kewajiban. Berbicara tentang bagian domestik, tidak tepat jika dikatakan itu sebagai kodrat dari perempuan. Pemahaman yang keliru jika kodrat disamakan dengan skill (kemampuan). Pekerjaan domestik bukan kodrat melainkan skill yang seharusnya dimiliki oleh laki-laki dan perempuan, sehingga dalam rumah tangga baik istri atupun suami bisa mengaplikasikan skill itu untuk saling membantu. Bukanlah sesuatu yang aneh apabila dalam keluarga laki-laki bekerja di bagian domestik, sama halnya dianggap sesuatu yang wajar apabila istri menafkahi keluarganya. Kasus double burden yang dialami perempuan di Kecamatan Cenrana wajib disadari oleh semua pihak. Jika dianalisa secara kemprehensif dan proporsional maka pada kasus yang melibatkan perempuan dalam pencarian nafkah maka seharusnya laki-laki juga dituntut untuk terlibat dalam perkara domestik.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Budaya, peran domestik, hukum keluarga Islam
Subjects: 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2099 Other Language, Communication and Culture > 209999 Language, Communication and Culture not elsewhere classified
Divisions: Pascasarjana > Program Studi Magister Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Azaliyatulhidayah Azaliyatulhidayah
Date Deposited: 26 Oct 2023 05:43
Last Modified: 26 Oct 2023 05:43
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/5379

Actions (login required)

View Item View Item