Amin, Sitti Jamilah (2022) Geliat Bisnis Pengikut Tarekat: Studi Jamaah Tarekat Khalwatiyah Samman di Kulo. Research Report. LP2M IAIN Parepare, Parepare.

[thumbnail of Full text]
Preview
Text (Full text)
LAPORAN PENELITIAN INTERDISIPLINER 2021.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kehidupan Sufistik dan Kemewahan Dunia selama ini dianggap sebagai dua sisi yang saling bertolak belakang. Kehidupan sufistik sangat identik dengan kehidupan asketik, jauh dari aktifitas keduniaan. Dengan kata lain, seseorang yang menggeluti kehidupan sufistik akan meninggalkan kehidupan dunia yaitu aktifitas pengumpulan kekayaan (bekerja/berdagang) dan legitimasi sosial (jabatan). Sufistik pada umunya memilih kehidupan ruhani, dengan menepi (bertapa), menyendiri dan sibuk dalam aktifitas ruhaniah. Anggapan seperti diatas bukan anggapan yang lahir begitu saja, anggapan tersebut muncul dari perhatian terhadap kehidupan sufi-sufi besar sepanjang sejarah. Misalnya saja dalam kehidupan pribadi Syekh AlAkbar Ibnu Arabi, sebelum menjalani kehidupan sufistik beliau merupakan tentara yang aktif juga merupakan seorang guru yang menggantikan posisi Ibnu Rusyd. Namun, ketika mulai menjalani kehidupan sufisme, Ibnu Arabi mundur dari dunia ketentaraan dan pendidikan untuk kemudian berkhalwat di pinggir kota sevilla dan menjalani kehidupan sufistik. Di Indonesia sendiri, di masa awal-awal masuknya islam ke Nusantara, para Ulama yang juga seorang sufi menampilkan kehidupan asketis yaitu kehidupan yang tidak tertarik dengan aktifitas keduniaan.

Item Type: Research (Research Report)
Depositing User: Subhan Saleh
Date Deposited: 14 Jan 2022 07:37
Last Modified: 14 Jan 2022 07:37
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/2915

Actions (login required)

View Item View Item