AKRAMUL KHALIK, MUH (2026) ANALISIS CDA TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG KENAIKAN PPN 12% DITINJAU DARI PERSPEKTIF IBNU KHALDUN. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (Full Teks)
2220203860202046.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (5MB) |
Abstract
Muh. Akramul Khalik. Analisis CDA Terhadap Kebijakan Pemerintah Tentang Kenaikan PPN 12% Ditinjau Dari Perspektif Ibnu Khaldun. (Dibimbing oleh ibu Umaima, M.E.I.). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemerintah mengenai kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% dengan menggunakan pendekatan Critical Discourse Analysis (CDA) serta ditinjau dari perspektif pemikiran Ibnu Khaldun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis (CDA) yang berfokus pada bagaimana narasi kebijakan dibentuk, disampaikan, dan diterima oleh masyarakat. Data tersebut diperoleh dari dokumen resmi pemerintah seperti undang-undang, pernyataan yang diberikan oleh pejabat terkait, serta pemberitaan media yang relevan. Analisis dilakukan dengan meneliti struktur bahasa, ideologi, dan relasi kekuasaan yang terkandung dalam wacana kebijakan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana tentang kenaikan PPN 12% didasarkan pada narasi tentang stabilitas fiskal dan pembangunan ekonomi nasional. Namun di sisi lain kebijakan ini juga memiliki dampak terhadap kemampuan beli masyarakat terutama bagi kelompok menengah ke bawah. Dalam perspektif Ibnu Khaldun sesuai dengan teorinya, kebijakan pajak yang terlalu tinggi berpotensi mengurangi aktivitas ekonomi dan melemahkan kesejahteraan masyarakat. Dengan itu, teori pajak ibnu Khaldun bisa saja diterapkan di Indonesia, akan tetapi tidak sepenuhnya karena adanya perbedaan kondisi negara pada masa ibnu Khaldun dan kondisi negara Indonesia saat ini. Kesimpulannya, kebijakan kenaikan PPN 12% perlu dipertimbangkan secara lebih komprehensif dengan mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi serta prinsip keadilan dalam perpajakan. Pemikiran Ibnu Khaldun memberikan sudut pandang kritis bahwa optimalisasi penerimaan negara tidak hanya bergantung pada peningkatan tarif, tetapi juga pada keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analisis CDA, PPN 12%, Ibnu Khaldun. |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140215 Public Economics- Taxation and Revenue |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Program Studi Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | kiki saleh |
| Date Deposited: | 29 Oct 2026 05:13 |
| Last Modified: | 29 Oct 2026 05:13 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/13313 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
