RAHMADANI, RESKY (2025) MAKNA SEJAHTERA DALAM PANDANGAN MASYARAKAT PENERIMA DAN NON PENERIMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH). Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.

[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
2120203860202095.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (7MB)

Abstract

Resky Rahmadani, Makna Sejahtera dalam Pandangan Masyarakat Penerima dan Non Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) (Studi di Desa Matajang Kabupaten Enrekang). (Dibimbing oleh Dr. Andi Bahri S) Kesejahteraan merupakan kondisi terpenuhinya kebutuhan dasar manusia, baik secara material maupun non-material, seperti sandang, pangan, papan, kesehatan, pendidikan, keamanan, serta ketenangan hidup. Setiap masyarakat memiliki pemahaman yang berbeda-beda mengenai kesejahteraan, tergantung pada kondisi sosial, ekonomi, dan pengalaman hidup mereka. Adapun penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui indikator-indikator kesejahteraan menurut masyarakat di Desa Matajang, (2) pemahaman masyarakat penerima PKH di Desa Matajang tentang kesejahteraan, (3pemahaman masyarakat non-penerima PKH di Desa Matajang tentang kesejahteraan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Lokasi penelitian di Desa Matajang Kabupaten Enrekang dengan kurun waktu kurang lebih 2 bulan. Subjek penelitian sebanyak tiga puluh (30) orang yaitu masyarakat desa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan ada empat langkah yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) Indikator kesejahteraan masyarakat Desa Matajang mencakup penghasilan tetap, tabungan, rekreasi, transportasi, dan tempat tinggal. Dari kelima indikator tersebut, aspek transportasi dan tempat tinggal paling terpenuhi, menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat masih bervariasi dan belum merata.(2). Masyarakat Penerima PKH di Desa Matajang memaknai kesejahteraan sebagai kondisi ketika kebutuhan pokok terpenuhi, kebutuhan dasar seperti makanan, tempat tinggal, pendidikan,, dan hidup terasa lebih tenang. (3) Masyarakat non-penerima PKH di Desa Matajang memaknai kesejahteraan sebagai kondisi ketika kehidupan terus berkembang dari waktu ke waktu, ditandai dengan peningkatan penghasilan, kemajuan usaha, kelanjutan pendidikan anak, serta kepemilikan aset. Kesejahteraan dipahami sebagai hasil dari kemandirian dan kemajuan hidup secara ekonomi, sosial, dan spiritual, Mereka mengakui manfaat PKH, namun menyoroti ketidaktepatan sasaran, sehingga diperlukan evaluasi dan pembaruan data agar bantuan lebih tepat guna.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Kesejahteraan, Program Keluarga Harapan (PKH), Masyarakat Desa
Subjects: 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140219 Welfare Economics
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Program Studi Ekonomi Syariah
Depositing User: kiki saleh
Date Deposited: 07 Oct 2026 05:03
Last Modified: 07 Oct 2026 05:03
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/13233

Actions (login required)

View Item View Item