HASRINA, HASRINA (2026) ANALISIS YURIDIS RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KABUPATEN PINRANG (PERSPEKTIF SIYASAH TANFIDZIYAH). Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (Full Teks)
2120203874235017.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (8MB) |
Abstract
HASRINA, Analisis Hukum Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Pinrang (Perspektif Tanfidziyah) (Dibimbing oleh Bapak Hasanuddin Hasim.) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pinrang 2019–2024 merupakan dokumen strategi yang dirancang untuk periode lima tahun. Dokumen ini dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, guna memandu pembangunan daerah selama masa jabatan kepala menjawab tiga pertanyaan kunci: (1) Bagaimana pelaksanaan RPJMD Kabupaten Pinrang ditinjau dari aspek yuridis? (2) Bagaimana implementasi rencana pembangunan jangka menengah daerah pada bidang infrastruktur di Kabupaten Pinrang? (3) Bagaimana dampak (efektivitas) program pembangunan daerah dalam RPJMD dari perspektif Tanzifiyah? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosial-empiris, yang juga dikenal sebagai pendekatan kebenaran intelijen. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui pengamatan, observasi, dan wawancara, sedangkan data sekunder bersumber dari dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dan kegiatan dalam RPJMD Kabupaten Pinrang 2019–2024 pada dasarnya telah dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menjadi sampel penelitian. Namun terdapat kekurangan berupa beberapa target pada indikator sasaran yang tidak tercapai secara menyeluruh. Faktor penghambat pelaksanaan RPJMD tersebut antara lain sumber daya manusia yang masih terbatas serta keterbatasan dana, yang menyebabkan pembangunan tidak merata dan membuat beberapa daerah di Kabupaten Pinrang kekurangan infrastruktur, seperti jalan, lampu jalan, serta jembatan. Efektivitas program ini dapat diukur berdasarkan keberhasilan dalam meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas barang serta jasa, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta merangsang pertumbuhan ekonomi daerah yang merata. Namun, banyak daerah yang belum merasakan efektivitas RPJMD Tahun 2019–2024, seperti Desa Alitta, Malimpung, serta daerah lainnya.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Yuridis, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180103 Administrative Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | Asnita Asnita |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 00:41 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 00:41 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/13218 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
