DELIA, DELIA (2025) ANALISIS SYARAT MINIMAL DUA KATA DALAM PENULISAN NAMA PADA DOKUMEN KEPENDUDUKAN DI KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN PINRANG. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (Full Teks)
2120203874235008.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (6MB) |
Abstract
Delia, Analisis Syarat Minimal Dua Kata dalam Penulisan Nama pada Dokumen Kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pinrang (dibimbing oleh Bapak Azlan Thamrin) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pedoman Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pinrang. Dengan rumusan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana implementasi Permendagri No. 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama Pada Dokumen Kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pinrang. (2) Bagaimana respon masyarakat terhadap kebijakan ini, terutama bagi mereka yang terdampak langsung. (3)Apa tantangan yang dihadapi oleh pihak Disdukcapil dalam proses pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Implementasi Permendagri No. 73 Tahun 2022 di Kabupaten Pinrang telah berjalan cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa kendala di lapangan. (2) Respon masyarakat terhadap aturan syarat minimal dua kata dalam penulisan nama beragam. Ada yang setuju dengan aturan ini dan ada juga yang awalnya merasa keberatan terutama bagi yang memiliki satu kata nama, namun setelah adanya sosialisasi dan penjelasan lebih mendalam dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pinrang mengenai aturan ini yang tidak berlaku surut mereka juga mulai menerima dan setuju dengan aturan ini. (3) Tantangan yang dihadapi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil antara lain kurangnya pemahaman masyarakat terhadap aturan baru, keterbatasan sosialisasi, serta perbedaan budaya penamaan antar wilayah. Secara keseluruhan, penerapan aturan ini sudah berjalan sesuai ketentuan, namun diperlukan upaya sosialisasi yang lebih luas dan pendekatan yang memperhatikan nilai-nilai budaya lokal agar kebijakan ini dapat diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penulisan Nama, Permendagri No. 73 Tahun 2022, Kependudukan, Disdukcapil, Kabupaten Pinrang. |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180103 Administrative Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | Asnita Asnita |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 00:21 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 00:21 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/13215 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
