FIRDAYANTI, FIRDAYANTI (2025) ANALISIS UJRAH AL-MITSLI MENURUT IBNU TAIMIYAH PADA UPAH PEKERJA RUMPUT LAUT DI KATOJOA KECAMATAN LABAKKANG KAB. PANGKEP. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (Full Teks)
2020203860202059.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (7MB) |
Abstract
Firdayanti, Analisis Ujrah Al-Mitsli Menurut Ibnu Taimiyah Pada Upah Pekrja Rumput Laut Di Katojoa Kecamatan Labakkang Kab. Pangkep (Dibimbing oleh Dr. H. Mukhtar Yunus, Lc., M. Th.I dan Muhammad Majdy Amiruddin, Lc., MMA) Keberadaan rumput laut yang dibudidayakan oleh masyarakat menciptakan lapangan pekerjaan bagi para pekerja yang tidak memiliki pekerjaaan. Khususnya bagi para ibu rumah tangga, anak remaja dan orang tua. Analisis ini di fokuskan pada kesusaian upah yang sepadan dengan yang di terima oleh pekerja rumput laut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengupahan pada pekerja rumput laut dan analisis Ujrah Al-Mitsli menurut Ibnu Taimiyah pada upah pekerja rumput laut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber informasi diperoleh dari data primer dan data sekunder. Dalam pengumpulan data ini digunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi yang bertujuan menguraikan permasalahan dan mengumpulkan fakta serta menguraikan secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengupahan pada pekerja rumput laut menggunakan sistem hasil dimana upah pekerja diberikan oleh pemilik usaha rumput laut berdasarkan dari satuan hasil rumput laut yang diikat, pembayaran upah dilakukan saat pekerjaan dari pekerja telah di selesaikan. Ujrah Al-Mitsli menurut Ibnu Taimiyah adalah upah yang sepadan dan adil sebagai tingkat upah yang wajib diberikan oleh pekerja sehingga dapat hidup yang layak di tengah-tengah masyarakat. Upah yang sepadan adalah pembalas berupa uang dan sebagainya yang dibayarkan untuk membalas jasa atas apa yang telah di kerjakan. Menurut Ibnu Taimiyah upah diberikan berdasarkan empat indikator yakni: keadilan nilai eksternal, keadilan internal, keadilan perorangan dan keadilan prosedural. Keadilan internal, keadilan perorangan dan keadilan prosedural sudah terpenuhi dengan baik oleh setiap pekerja. Namun Keadilan eksternal belum terpenuhi dengan baik kepada setiap pekerja pengikat rumput laut, karena masih terdapat perbedaan upah yang dilakukan oleh pemilik usaha rumput laut.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sistem Pengupahan, Ujrah Al-Mitsli, Pekerja, Ibnu Taimiyah |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140211 Labour Economics |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Program Studi Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | kiki saleh |
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 05:45 |
| Last Modified: | 02 Oct 2026 05:45 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/13137 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
