NURUL, HIKMAH (2026) ANALISIS HUKUM KELUARGA ISLAM TERHADAP PENGABAIAN KEWAJIBAN PENGASUHAN ANAK PADA KELUARGA PRA SEJAHTERA DI KECAMATAN PATAMPANUA KABUPATEN PINRANG. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (Full Teks)
2220203874230011.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (8MB) |
Abstract
ABSTRAK NURUL) (HIKMAH,) (Analisis) (Hukum) (Keluarga) (Islam) (terhadap) (Pengabaian) (Kewajiban) (Pengasuhan) (Anak) (pada) (Keluarga) (Pra) (Sejahtera) (di) (Kecamatan) (Patampanua) (Kabupaten) (Pinrang) ((dibimbing) (oleh) (Ibu) ((Hj.) (Rusdaya) (Basri). Penelitian ini membahas mengenai Analisis Hukum Keluarga Islam terhadap Pengabaian Kewajiban Pengasuhan Anak pada Keluarga Pra Sejahtera di Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang dengan mengangkat tiga fokus permasalahan, yaitu bentuk-bentuk pengabaian kewajiban pengasuhan anak, faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pengabaian, serta analisis Hukum Keluarga Islam terhadap pengabaian kewajiban pengasuhan anak. Pengabaian pengasuhan ini dilatarbelakangi sebagai kondisi tidak terpenuhinya sebagian hak anak dalam aspek fisik, pendidikan, emosional, sosial, dan perlindungan yang dipengaruhi oleh kondisi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk pengabaian kewajiban pengasuhan anak pada keluarga pra sejahtera, menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pengabaian, serta mengkaji pengabaian kewajiban pengasuhan anak berdasarkan perspektif Hukum Keluarga Islam. ( Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) yang dipadukan dengan pendekatan normatif dan sosiologis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bentuk pengabaian kewajiban pengasuhan anak meliputi pengabaian fisik, pengabaian pendidikan, pengabaian emosional, serta pengabaian sosial dan perlindungan, dengan pengabaian pendidikan sebagai bentuk yang paling dominan; (2) faktor penyebab pengabaian dipengaruhi oleh kondisi ekonomi keluarga, kondisi psikologis orang tua, lingkungan sosial, serta rendahnya pengetahuan dan pemahaman orang tua mengenai pengasuhan anak; (3) dalam perspektif Hukum Keluarga Islam, pengabaian kewajiban pengasuhan anak menunjukkan belum optimalnya pelaksanaan tanggung jawab orang tua dalam memenuhi hak anak dan belum sepenuhnya sejalan dengan tujuan perlindungan anak dalam Maqāṣid al-Syarī‘ah, khususnya hifẓ al-nafs, hifẓ al-‘aql, dan hifẓ al-nasl. Rekomendasi penelitian ini yaitu perlunya penguatan peran keluarga, peningkatan pemahaman orang tua mengenai pengasuhan anak, serta dukungan pemerintah dan masyarakat dalam perlindungan anak pada keluarga pra sejahtera. Adapun kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada analisis pengabaian pengasuhan anak yang dikaji melalui perspektif Hukum Keluarga Islam dengan pendekatan Maqāṣid al-Syarī‘ah pada konteks keluarga pra sejahtera.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | (Hukum) (Keluarga) (Islam,) (Pengabaian) (Pengasuhan) (Anak,) (Keluarga) (Pra) (Sejahtera,) (Hadhanah,) (Maqasid) (Syariah, |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Asnita Asnita |
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 04:39 |
| Last Modified: | 02 Oct 2026 04:39 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/13126 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
