FATMAWATI, TAHIR (2026) PENOLAKAN SUAMI ATAS NAFKAH PERAWATAN KECANTIKAN ISTRI PERSFEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM (STUDI KASUS Di KECAMATAN Wattang SAWITTO). Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (Full Teks)
2220203874230005.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (7MB) |
Abstract
Fatmawati Tahir. Penolakan Suami atas Nafkah Perawatan Kecantikan Istri Perspektif Hukum Keluarga Islam (Studi Kasus di Kecamatan Wattang Sawitto Kabupaten Pinrang). (Dibimbing oleh ABD. Karim Faiz). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penolakan sebagian suami terhadap pemberian nafkah perawatan kecantikan istri yang dipandang bukan sebagai kebutuhan yang menjadi tanggung jawab suami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan penolakan suami terhadap nafkah perawatan kecantikan istri, mengidentifikasi dampak yang ditimbulkan setelah penolakan tersebut, serta menganalisisnya berdasarkan perspektif gender dalam Hukum Keluarga Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan normatif dan sosiologis serta menggunakan metode kualitatif melalui studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori Mubādalah, Maqāṣid al-Syarī‘ah, dan Gender sebagai Pisau analisis untuk mengkaji pemenuhan nafkah perawatan kecantikan istri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penolakan suami dipengaruhi oleh pemahaman yang membatasi nafkah pada kebutuhan pokok serta kondisi ekonomi yang tidak menentu sehingga perawatan kecantikan dianggap bukan prioritas. Penolakan tersebut menimbulkan konflik rumah tangga, tekanan psikologis pada istri, dan mendorong istri memenuhi kebutuhan perawatan secara mandiri. Dari perspektif gender, penolakan tersebut mencerminkan masih kuatnya budaya patriarki dalam pembagian peran rumah tangga. Penelitian ini menyarankan peningkatan edukasi mengenai konsep nafkah, penguatan komunikasi dan musyawarah antara suami istri, serta peningkatan kesadaran gender untuk mewujudkan keluarga yang harmonis dan berkeadilan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nafkah Perawatan Kecantikan, Mubādalah, Maqāṣid al-Syarī‘ah, Gender, Hukum Keluarga Islam |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Asnita Asnita |
| Date Deposited: | 02 Oct 2026 04:14 |
| Last Modified: | 02 Oct 2026 04:14 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/13120 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
