SUHERMITA, SRI (2026) PERAN ORANG TUA DALAM MEMBIASAKAN PRAKTIK IBADAH SHALAT PADA ANAK USIA 9-12 DI PERUMAHAN GRIYA PRIMA TONASA KOTA MAKASSAR. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (Ful Teks)
2220203870232004.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (6MB) |
Abstract
Sri Suhermita, Peran Orang Tua dalam Membiasakan Praktik Ibadah Shalat pada Anak Usia 9-12 Tahun di Perumahan Griya Prima Tonasa ( Dibimbing Oleh Bapak Dr. Muhammad Haramain, M.Sos.i.) Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya anak usia 9–12 tahun yang belum melaksanakan ibadah shalat secara teratur dan belum memahami makna ibadah shalat secara mendalam. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kesibukan orang tua, kurangnya pendampingan dalam beribadah, serta pengaruh lingkungan dan penggunaan media digital. Padahal, keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter religius anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dan strategi yang digunakan dalam membiasakan praktik ibadah shalat pada anak usia 9–12 tahun di Perumahan Griya Prima Tonasa Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada orang tua sebagai informan utama dan anak sebagai informan pendukung. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Adapun keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua berperan sebagai pendidik, pembimbing, teladan, dan motivator dalam membiasakan praktik ibadah shalat pada anak usia 9–12 tahun. Peran tersebut diwujudkan melalui pemberian pemahaman tentang pentingnya shalat, pendampingan, keteladanan, komunikasi yang baik, serta pemberian motivasi kepada anak. Strategi yang digunakan meliputi pembiasaan shalat sejak dini, mengajak anak melaksanakan shalat berjamaah, pemberian nasihat, pengawasan, serta pemberian penghargaan atau penguatan positif. Adapun hambatan yang dihadapi dalam proses tersebut meliputi kesibukan orang tua, penggunaan gawai yang berlebihan, dan pengaruh lingkungan pergaulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keteladanan dan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten merupakan strategi yang paling efektif dalam membentuk kebiasaan dan kesadaran anak untuk melaksanakan ibadah shalat secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peran Orang Tua, Membiasakan, Ibadah Shalat, Anak Usia 9-12 Tahun. |
| Subjects: | 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170102 Developmental Psychology and Ageing |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Program Studi Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | evi muhartini tahir |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 02:35 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 02:35 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/13009 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
