Rahmawijaya, Putri (2026) Pola Kendali Komunikasi Orang Tua pada Anak dalam Mengatasi Kecanduan Game Online mobile legends di Asrama Polisi militer Parepare. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (Teks Lengkap)
2220203870233010.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (8MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kendali komunikasi orang tua dalam mengatasi kecanduan game online Mobile Legends pada anak di Asrama Polisi Militer Parepare. Penelitian juga bertujuan mengungkap proses negosiasi relasional antara orang tua dan anak dalam mengelola ketegangan antara kontrol orang tua dan kebutuhan otonomi anak. Kajian ini berangkat dari meningkatnya intensitas penggunaan gawai dan kecenderungan anak bermain Mobile Legends secara berlebihan sehingga berpotensi mengganggu kegiatan belajar, ibadah, istirahat, tanggung jawab rumah, dan interaksi sosial. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif. Informan terdiri atas empat orang tua, empat anak, dan empat informan pendukung yang berasal dari lingkungan keluarga atau tempat tinggal anak. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman dan Saldana, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke melalui tahapan mengenali data, menyusun kode awal, mencari tema, meninjau tema, mendefinisikan dan menamai tema, serta menyusun laporan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dengan membandingkan informasi dari orang tua, anak, dan informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan tiga pola kendali komunikasi, yaitu demokratis, otoriter, dan permisif. Pola demokratis ditandai komunikasi dua arah, pelibatan anak, musyawarah, pengawasan, dan kesepakatan bersyarat. Pola otoriter terlihat melalui pembatasan tegas, dominasi keputusan orang tua, penyitaan gawai, dan pemberian sanksi yang menimbulkan respons emosional anak. Pola permisif ditandai aturan yang kurang jelas, pengawasan tidak konsisten, serta kecenderungan orang tua mengalah. Proses negosiasi berlangsung melalui permintaan tambahan waktu, penyampaian alasan, tawar-menawar durasi, kompromi, dan penyelesaian konflik. Pola demokratis menunjukkan pengendalian yang lebih seimbang karena mampu mempertahankan otoritas orang tua sekaligus memberi ruang bagi pendapat dan otonomi anak.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pola kendali komunikasi, Komunikasi orang tua dan anak, Negosiasi relasional, Kecanduan game online, Mobile Legends. |
| Subjects: | 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2001 Communication and Media Studies > 200102 Communication Technology and Digital Media Studies |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Asnita Asnita |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 08:24 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 08:24 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12988 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
