Harnia, Harnia (2026) Dampak Terpaan Konten Tiktok Pada Perilaku Kesopanan Siswa SDN 3 Carawali Desa Ciro-ciroe Kabupaten Sidrap. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (Teks Lengkap)
2120203870233010.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (9MB) |
Abstract
Perkembangan teknologi informasi telah mendorong TikTok menjadi salah satu platform media sosial yang paling populer di kalangan anak-anak, termasuk siswa Sekolah Dasar, tingginya intensitas penggunaan TikTok pada siswa SDN 3 Carawali Desa Ciro-ciroe memunculkan persoalan terkait perubahan gaya bahasa dan pola komunikasi siswa, baik dalam interaksi dengan guru, orang tua, maupun teman sebaya, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana intensitas terpaan konten TikTok tersebut serta bagaimana gambaran kesopanan komunikasi siswa yang memiliki dampak tingkat terpaan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas terpaan konten TikTok pada siswa SDN 3 Carawali Desa Ciro-ciroe serta menganalisis gambaran kesopanan komunikasi siswa yang memiliki tingkat terpaan TikTok tinggi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan analisis deskriptif. Lokasi penelitian berada di SDN 3 Carawali, Desa Ciro-ciroe, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, survei sederhana menggunakan kuesioner terhadap 112 siswa untuk mengukur dimensi terpaan media (frekuensi, durasi, dan atensi), wawancara mendalam, serta dokumentasi. Data hasil survei dianalisis secara deskriptif persentase, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas terpaan konten TikTok pada siswa SDN 3 Carawali tergolong tinggi, ditunjukkan oleh tingginya frekuensi penggunaan (sebagian besar siswa membuka TikTok 3-5 kali per hari dan 21,4% mengaksesnya setiap hari), durasi penggunaan yang panjang (35,7% siswa menghabiskan 3-6 jam per hari), serta atensi yang tinggi terhadap konten (53,6% siswa kadang-kadang memperhatikan konten dengan serius, 42,9% mengaku pernah meniru, dan 44,6% mengaku mengingat kata-kata atau gaya bicara dari TikTok). Adapun gambaran kesopanan komunikasi siswa masih menunjukkan kesopanan positif (Positive Politeness) kepada guru dan orang tua melalui sapaan hormat dan unsur bahasa daerah Bugis, namun menunjukkan kesopanan negatif (Negative Politeness) berupa sikap cuek dan kurang responsif saat dipanggil dan tidak peka terhadap keadaan sekitar ketika sedang menggunakan TikTok. Temuan paling menonjol terlihat pada aspek tindakan mengancam wajah (Face Threatening Acts) dalam interaksi dengan teman sebaya, di mana siswa meniru kosakata kasar dari TikTok yang sebagian telah dinormalisasi hingga muncul secara spontan tanpa disadari (semantic bleaching), sebuah kondisi yang bertentangan dengan nilai budaya lokal dan ajaran agama mengenai adab berbahasa
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Terpaan Media, TikTok, Kesopanan Komunikasi, Siswa Sekolah Dasar |
| Subjects: | 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1699 Other Studies in Human Society > 169999 Studies in Human Society not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Asnita Asnita |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 07:28 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 07:28 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12980 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
