MULIANA, MULIANA (2026) PENEGAKAN HUKUM TERHADAP LARANGAN PENGGUNAAN BAHAN PELEDAK DALAM PENANGKAPAN IKAN, (ANALISIS HUKUM PIDANA NASIONAL DAN MAQASHID SYARIAH). Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (Full Teks)
2220203874231025.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (5MB) |
Abstract
MULIANA, Penegakan hukum terhadap Larangan Penggunaan Bahan Peledak dalam Penangkapan ikan Analisis Hukum Pidana Nasional dan Maqasid Syariah (dibimbing oleh Azlan Thamrin). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum terhadap larangan penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan berdasarkan hukum pidana nasional serta menganalisis konstruksi sanksi pidana terhadap pelanggaran penggunaan bahan peledak dalam perspektif hukum pidana Islam melalui pendekatan Maqāṣid al-Syarī’ah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan kepustakaan. Bahan hukum diperoleh melalui studi kepustakaan yang meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan telah memiliki dasar hukum yang jelas, yaitu Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 jo Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena dipengaruhi oleh keterbatasan sarana dan prasarana, luasnya wilayah pengawasan, kurangnya jumlah aparat penegak hukum, lemahnya koordinasi antarlembaga, serta rendahnya kesadaran hukum masyarakat pesisir. Konstruksi sanksi pidana berupa pidana penjara dan pidana denda telah memberikan kepastian hukum terhadap pelaku, tetapi efektivitasnya masih perlu diperkuat melalui pengawasan yang lebih intensif, penegakan hukum yang konsisten, dan peningkatan edukasi kepada masyarakat. Berdasarkan Maqāṣid al-Syarī’ah, perbuatan tersebut bertentangan dengan prinsip menjaga jiwa (ḥifẓ al-nafs), menjaga harta (ḥifẓ al-māl), dan menjaga lingkungan (ḥifẓ al-bi’ah), sehingga penerapan sanksi pidana sejalan dengan tujuan syariat untuk mewujudkan kemaslahatan dan mencegah kerusakan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penegakan Hukum, Bahan Peledak, Penangkapan Ikan, Hukum Pidana Nasional, Maqāṣid al-Syarī’ah. |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180110 Criminal Law and Procedure (incl. Islamic Criminal Law, Jinayat) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Pidana Islam |
| Depositing User: | evi muhartini tahir |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 03:44 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 03:44 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12951 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
