NURHIKMA, MASHUD (2026) SANKSI PIDANA PENYALAHGUNAAN E-COMMERCE DALAM SISTEM CASH ON DELIVERY PERSPEKTIF HUKUM PIDANA NASIONAL DAN HUKUM PIDANA ISLAM: STUDI PUTUSAN NOMOR: 303/PID.B/2022/PN.TJK. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.

[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
2220203874231053.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (8MB)

Abstract

Nurhikma Mashud. Sanksi Pidana Penyalahgunaan E-commerce dalam Sistem Cash On Delivery Perspektif Hukum Pidana Nasional dan Hukum Pidana Islam (Studi Putusan Nomor 303/Pid.B/2022/PN.TJK). (Dibimbing oleh Ibu Iin Mutmainnah). Penelitian ini membahas sanksi pidana terhadap penyalahgunaan E-commerce dalam sistem Cash On Delivery (COD) berdasarkan Putusan Nomor 303/Pid.B/2022/PN.TJK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk tindak pidana penyalahgunaan E-commerce melalui metode COD, pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan putusan, serta tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap tindak pidana tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, pendekatan konseptual, dan pendekatan hukum Islam. Sumber data terdiri atas bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan E-commerce melalui metode COD dapat terjadi dalam beberapa bentuk, yaitu penipuan oleh penjual, penipuan oleh pembeli, manipulasi informasi elektronik, penyalahgunaan data pribadi, dan akses ilegal terhadap akun E-commerce. Berdasarkan Putusan Nomor 303/Pid.B/2022/PN.TJK, perbuatan terdakwa termasuk penipuan oleh pembeli (buyer fraud) yang dilakukan dengan tipu muslihat untuk menguasai sepeda motor milik korban tanpa melakukan pembayaran. Hakim menjatuhkan pidana penjara selama 2 (dua) tahun 6 (enam) bulan karena seluruh unsur tindak pidana penipuan telah terbukti. Dalam perspektif Hukum Pidana Islam, perbuatan tersebut termasuk jarimah ta'zir karena mengandung unsur penipuan (tadlis) yang merugikan harta orang lain, sehingga penjatuhan sanksinya diserahkan kepada ulil amri dengan mempertimbangkan tingkat kesalahan dan kemaslahatan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: E-commerce, Cash On Delivery (COD), Penipuan, Hukum Pidana Nasional, Hukum Pidana Islam.
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Pidana Islam
Depositing User: evi muhartini tahir
Date Deposited: 25 Sep 2026 03:04
Last Modified: 25 Sep 2026 03:04
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12950

Actions (login required)

View Item View Item