PERTIWI, FINY (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL BERUPA KONTEN DIGITAL PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.

[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
2120203874231046.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB)

Abstract

Finy Pertiwi. Perlindungan Hukum Terhadap Hak Kekayaan Intelektual Konten Digital Perspektif Hukum Pidana Islam (dibimbing oleh Wahidin) Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong lahirnya berbagai bentuk konten digital yang memiliki nilai ekonomi dan menjadi bagian dari Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Di sisi lain, kemudahan dalam mengakses, menggandakan, dan menyebarluaskan konten digital juga meningkatkan terjadinya pelanggaran hak cipta, seperti pembajakan, plagiarisme, dan penggunaan karya tanpa izin. Kondisi tersebut menuntut adanya perlindungan hukum yang mampu menjamin hak-hak pencipta, baik menurut hukum positif maupun hukum pidana islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fakta sosial pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual pada konten digital, mengkaji perlindungan hukum terhadap konten digital dalam perspektif hukum pidana islam, serta menganalisis kualifikasi sanksi bagi pelanggarnya.Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan syar’i. Sumber data diperoleh dari hukum primer berupa Al-Qur’an, hadis, undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Tranksaksi Elektronik beserta perubahannya, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan literatur yang relevan Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hak Kekayaan Intelektual terhadap konten digital masih sering terjadi dan menimbulkan kerugian bagi pencipta. Perlindungan hukum di Indonesia telah diatur melalui Undang-Undang Hak Cipta dan Undang-Undang Informasi dan Tranksaksi Elektronik. Dalam perspektif hukum pidana Islam, Hak Kekayaan Intelektual termasuk harta (al-mal) yang wajib dilindungi berdasarkan prinsip hifz al-mal. Pelanggaran terhadap hak tersebut dapat dikenakan sanksi ta’zir sesuai dengan tingkat kesalahan dan kemaslahatan, sehingga perlindungan terhadap konten digital diharapkan mampu mewujudkan keadilan, kepastian hukum, dan penghormatan terhadap hak cipta.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Hak Kekayaan Intelektual, Konten Digital, Hukum Pidana Islam, Ta'zir, perlindungan hukum.
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180110 Criminal Law and Procedure (incl. Islamic Criminal Law, Jinayat)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Pidana Islam
Depositing User: evi muhartini tahir
Date Deposited: 24 Sep 2026 07:40
Last Modified: 24 Sep 2026 07:40
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12927

Actions (login required)

View Item View Item