NURHALIZAH, BUKMAN (2026) ANALISIS AL-UQUD AL-MURAKKABAH DALAM HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP JASA PEMBUATAN SUMUR BOR DI MARITENGNGAE KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.

[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
2220203874234008.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (6MB)

Abstract

NURHALIZAH BUKMAN. Analisis Al-Uqud Al-Murakkabah dalam Hukum Ekonomi Syariah terhadap Jasa Pembuatan Sumur Bor di Maritengngae Kabupaten Sidenreng Rappang. (Dibimbing oleh M. Ali Rusdi). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik jasa pembuatan sumur bor di Maritengngae Kabupaten Sidenreng Rappang yang tidak hanya melibatkan akad ijarah, tetapi juga pengadaan bahan yang mengindikasikan adanya al-uqud al-murakkabah yang disertai penalangan pembayaran (qardh). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk praktik al-uqud al-murakkabah dalam jasa pembuatan sumur bor serta menganalisis kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap penyedia dan pengguna jasa sumur bor di Kecamatan Maritengngae. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori akad dalam fikih muamalah, teori al-uqud al-murakkabah, serta hukum ekonomi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jasa pembuatan sumur bor di Kecamatan Maritengngae menggunakan sistem borongan yang menggabungkan akad ijarah dan akad bai' dalam satu rangkaian transaksi ketika penyedia jasa sekaligus menyediakan material. Dalam kondisi tertentu juga muncul akad qardh, yaitu ketika penyedia jasa terlebih dahulu menalangi upah pekerja menggunakan dananya sendiri atas kepentingan pengguna jasa, sedangkan pengguna jasa baru mengembalikan dana tersebut setelah masa panen sesuai kesepakatan. Penggabungan akad tersebut pada dasarnya diperbolehkan dalam hukum ekonomi syariah karena memenuhi rukun dan syarat akad serta dilaksanakan atas dasar kesepakatan para pihak. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan penyimpangan berupa tidak dipenuhinya kewajiban pembayaran sesuai kesepakatan, bahkan terdapat pengguna jasa yang tidak melunasi sisa pembayaran meskipun telah diberikan kelonggaran. Tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip amanah, tanggung jawab, dan kewajiban menunaikan akad dalam hukum ekonomi syariah, sehingga berpotensi merugikan penyedia jasa.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Al-Uqud Al-Murakkabah, Hukum Ekonomi Syariah, Jasa Sumur Bor.
Subjects: 05 ENVIRONMENTAL SCIENCES > 0503 Soil Sciences > 050303 Soil Biology
Divisions: Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: evi muhartini tahir
Date Deposited: 24 Sep 2026 02:06
Last Modified: 24 Sep 2026 02:06
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12905

Actions (login required)

View Item View Item