KHATIMAH, KHUSNUL (2026) IMPLIKASI TA’ARUF DIGITAL PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH PADA MASYARAKAT MUSLIM DI KABUPATEN PINRANG. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (Full Teks)
2220203874230039.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (6MB) |
Abstract
Khusnul Khatimah. Implikasi Ta’aruf Digital Perspektif Maqashid Syariah pada Masyarakat Muslim di Kabupaten Pinrang . (dibimbing oleh ABD. Karim Faiz) Penelitian ini membahas bagaimana implikasi ta’aruf digital yang dilakukan oleh masyarakat muslim di Kabupaten Pinrang, yang dikaji menggunakan perspektif maqashid syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik ta’aruf digital dilakukan masyarakat muslim di Kabupaten Pinrang, bagaimana praktik muqasidh syariah terhadap praktik tersebut, dan bagaimana implikasi ta’aruf digital pada masyarakat Kabupaten Pinrang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari tujuh orang informan, yaitu tiga orang yang melakukan ta’aruf digital di Kabupaten Pinrang, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat yang berkaitan dengan pelaku. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara/interview, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) praktik ta’aruf digital di Kabupaten Pinrang merupakan bentuk adaptasi masyarakat terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai agama dan budaya lokal. Ta’aruf digital digunakan sebagai media perkenalan awal menuju pernikahan, namun keterlibatan keluarga, adat mappese-pese’, dan verifikasi calon pasangan tetap menjadi bagian penting dalam prosesnya; (2) berdasarkan perspektif maqashid syariah, praktik ta’aruf digital mengandung unsur kemaslahatan karena bertujuan menjaga keturunan (hifz al-nasl), menjaga jiwa (hifz al-nafs), dan menjaga akal (hifz al-‘aql) melalui proses yang tetap memperhatikan norma agama, kehati-hatian, serta kontrol sosial keluarga; dan (3) ta’aruf digital memberikan implikasi positif berupa kemudahan komunikasi dan perluasan jaringan perkenalan bagi generasi muda, namun juga memiliki implikasi negatif seperti potensi penyalahgunaan identitas, hubungan yang tidak sehat, serta konflik rumah tangga apabila tidak disertai kejujuran, pengawasan keluarga, dan tanggung jawab moral dalam penggunaannya.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Maqashid Syariah, Masyarakat Muslim dan Ta’aruf Digital |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012802 Khitbah & Kafaah |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | evi muhartini tahir |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 01:44 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 01:44 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12902 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
