AHMAD, KADRI (2026) PENERAPAN TERHADAP BAGI HASIL PANEN SAWAH SISTEM GILIRGANTI DI DESA TUBO SELATAN KAB. MAJENE : (ANALISIS HUKUM EKONOMI SYRIAH). Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (Full Teks)
2120203874234027.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (6MB) |
Abstract
Ahmad Kadri. Penerapan Terhadap Bagi hasil Panen Sawah Sistem gilir ganti di Desa Tubo Selatan Kab. Mejene (Hukum Ekonomi Syriah). (dibinbing oleh. Suarning) Penelitian ini mengunakan jenis dan pendekatan penelitian lapangan dengan mengunakan untuk menganalisis file research lapangan mengunakan penelitian deskriptif kualitatif , untuk mengetahui cara pembagian sawa secara gilirganti Desa Tubo Selatan dalam mengelolah BUMDes berbasis sawa adat dengan jumlah informan 6 orang. Teknik pengumpulan datanya melakukan observasi, wawan cara dan dokumentasi dengan teknik analisis data mengunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dengan pendekatan deskriftif kualitatif menunjukkan bahwa penerapan sistem bagi hasil gilir ganti di Desa Tubo Selatan secara umum telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pendapatan petani penggarap dan menjaga produktivitas lahan pertanian. Ditinjau dari perspektif hukum ekonomi syariah, praktik bagi hasil tersebut pada dasarnya telah sesuai dengan prinsip akad Muzara’ah, karena dilandasi oleh unsur kerelaan, keadilan, dan pembagian risiko bersama. Namun demikian, masih ditemukan kelemahan berupa tidak adanya perjanjian tertulis dan kejelasan pembagian hasil yang berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pemahaman masyarakat terhadap prinsip-prinsip syariah serta kejelasan akad agar sistem bagi hasil gilir ganti dapat berjalan lebih adil, transparan, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Tubo Selatan. Hasil peneletian menunjukan, (1) Penerapan bagi hasil panen sawah system gilir ganti merupakan kerja sama antara pemilik lahan dan penggarap dan benihnya ditanggun oleh pengarap, menciptakan keadilan dan keseimbangan dalam pemmbagian hasil pertaniang, dalam sistem ini, pengelolaan sawah dilakukan secara bergantian,sehingga mampu menjaga lahan memberikan sumber kebutuhan bagi masyrakat yang tidak memiliki lahan. (2) Penerapan prinsip kesejahteraan masyarakat dalam sistem gilir ganti bertujuan untuk meninkatkan Perekonomian lebih istabil dan meninkatkan pendapatan petani serta memberikan manfaat ekonomi kepada bela kedua pihak praktik ini juga mencerminkan nilai keadilan dan saling tolong-menolong (3)Analisi hukum ekonomi syriah terhadap bagi hasil panen sawah secara gilirganti, bertujuan untuk menilai kesesuainnya dengan Diperbolehkan apa bila dilakukan atas dasar kerelaan kedua bela pihak, namun, masih ditemukan kelemahan berupa kesepakatan yang bersifat lisan dan belum adanya kejelasan tertulis mengenai hak dan kewajiban masing-masing pihak yang di gunakan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bagi hasil, Sawa Adat, Hukum Ekonomi Syariah |
| Subjects: | 05 ENVIRONMENTAL SCIENCES > 0503 Soil Sciences > 050303 Soil Biology |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | evi muhartini tahir |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 00:43 |
| Last Modified: | 24 Sep 2026 00:43 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12899 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
