UMMAH, KHAERUL (2026) TINJAUAN HUKUM KELUARGA ISLAM TERHADAP PERLINDUNGAN HAK ISTRI DALAM KASUS PERCERAIAN AKIBAT PUTUSAN VERSTEK DI PENGADILAN AGAMA PAREPARE. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.

[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
2220203874230008.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB)

Abstract

Khaerul Ummah, Tinjauan Hukum Keluarga Islam Terhadap Perlindungan Hak Istri Dalam Kasus Perceraian Akibat Putusan Verstek Di Pengadilan Agama Parepare (dibimbing oleh Ibu Rusdaya Basri) Penelitian ini mengkaji tentang Perlindungan hak istri dalam kasus perceraian akibat putusan verstek di Pengadilan Agama Parepare dengan mengangkat tiga faktor permasalahan, yaitu bentuk perlindungan hukum terhadap hak nafkah istri pasca perceraian menurut hukum positif di Indonesia, implementasi pemenuhan hak nafkah istri dalam perkara perceraian yang diputus secara verstek di Pengadilan Agama Parepare, tinjauan Hukum Keluarga Islam terhadap perlindungan hak-hak nafkah istri dalam perceraian yang diputus secara verstek di Pengadilan Agama Parepare. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis empiris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perlindungan hukum terhadap hak nafkah istri pasca perceraian di Pengadilan Agama Parepare telah dilaksanakan berdasarkan ketentuan Undang-Undang Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam, dan kewenangan ex officio hakim, dengan penerapan yang berbeda antara perkara cerai talak dan cerai gugat; (2) implementasi pemenuhan hak istri dalam perkara perceraian yang diputus secara verstek tetap dilakukan melalui pemberian nafkah iddah, mut'ah, dan nafkah anak sepanjang istri tidak terbukti nusyuz, namun pelaksanaannya belum optimal karena dipengaruhi oleh ketidakhadiran tergugat, kesulitan memperoleh informasi mengenai kemampuan ekonomi suami, kurangnya pemahaman hukum para pihak, serta kendala dalam pelaksanaan eksekusi putusan; dan (3) berdasarkan perspektif Hukum Keluarga Islam, perlindungan hak istri dalam perkara perceraian akibat putusan verstek telah mencerminkan prinsip keadilan, kemaslahatan, dan Maqāṣid al-Syarī‘ah, khususnya dalam menjaga jiwa (ḥifẓ al-nafs), harta (ḥifẓ al-māl), dan keturunan (ḥifẓ al-nasl), sehingga putusan hakim tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga mewujudkan perlindungan terhadap hak dan kesejahteraan perempuan pasca perceraian

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Hukum Keluarga Islam, Hak Istri, Perceraian, Verstek, Pengadilan Agama Parepare
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012827 Islamic Court & Civil Procedure
Divisions: Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Keluarga Islam
Depositing User: evi muhartini tahir
Date Deposited: 23 Sep 2026 07:22
Last Modified: 23 Sep 2026 07:22
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12895

Actions (login required)

View Item View Item