SUHATI, SUHATI (2026) PENERAPAN PRINSIP KEADILAN DAN TA’AWUN DALAM SISTEM KESEPAKATAN HARGA PADA AKAD MAKKAMAJA’ RUMUNDI JUAL BELI JAGUNG DI DESA BAKARU KABUPATEN PINRANG. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (Full Teks)
2220203874234040.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (7MB) |
Abstract
Suhati. Penetapan Prinsip Keadilan dan Ta’awun dalam Sistem Kesepakatan Harga pada Akad Makkamaja’ Rumundi Jual Beli Jagung di Desa Bakaru Kabupaten Pinrang (dibimbing oleh H. Mahsyar). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip keadilan dan ta’awun dalam sistem kesepakatan harga pada akad makkamaja’ rumundi jual beli jagung di Desa Bakaru Kabupaten Pinrang dengan berfokus pada tiga masalah yaitu: 1) Bagaimana kebiasaan petani dalam transaksi jual beli jagung di Desa Bakaru Kabupaten Pinrang. 2) Bagaimana sistem kesepakatan harga dalam akad makkamaja’ rumundi jual beli jagung di Desa Bakaru Kabupaten Pinrang. 3) Bagaimana penerapan prinsip keadilan dan ta’awun dalam sistem kesepakatan harga pada akad makkamaja’ rumundi jual beli jagung di Desa Bakaru Kabupaten Pinrang. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif studi kasus yang dilakukan langsung di lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap petani jagung, pengepul, dan tokoh masyarakat di Desa Bakaru yang dipilih secara purposive. Data kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman serta model analisis Spradley untuk menjawab permasalahan dalam penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kebiasaan petani dalam menjual jagung kepada pengepul tertentu terbentuk karena adanya sistem bantuan pupuk yang diberikan pengepul sebelum masa tanam dan dibayar melalui potongan hasil panen. Meskipun akad yang terjadi secara lisan telah sah menurut Hukum Ekonomi Syariah, sistem bantuan tersebut menciptakan hubungan ketergantungan yang membatasi kebebasan petani dalam memilih pembeli. 2) Sistem kesepakatan harga dalam akad makkamaja’ rumundi dilakukan secara lisan tanpa perjanjian tertulis, harga ditentukan oleh pengepul saat transaksi berlangsung, dan pembayaran ditangguhkan tanpa kepastian waktu yang jelas, sehingga mengandung unsur gharar yasir yang perlu diperbaiki. 3) Penerapan prinsip ta'awun telah terwujud melalui pemberian bantuan pupuk yang membantu petani memenuhi kebutuhan modal sebelum masa tanam. Namun, penerapan prinsip keadilan belum terpenuhi, karena harga jagung yang diterima petani hanya sekitar Rp3.700/kg, sedangkan harga pasar pada saat penelitian berada di kisaran Rp4.000/kg, sehingga terdapat selisih harga yang merugikan petani dan menunjukkan lemahnya posisi tawar petani dalam menentukan harga. Selain itu, keterlambatan pembayaran hasil panen juga menyebabkan hak petani sebagai penjual belum terpenuhi secara tepat waktu. Oleh karena itu, praktik akad makkamaja' rumundi masih memerlukan perbaikan agar lebih sesuai dengan prinsip keadilan dalam Hukum Ekonomi Syariah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keadilan, Ta’awun, Sistem Kesepakatan Harga, Akad Makkamaja’ Rumundi, Jual Beli Jagung, Hukum Ekonomi Syariah. |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012701 al-Bai’ (incl. al-Khiyar) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | evi muhartini tahir |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 03:15 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 03:15 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12881 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
