YUSMA HABIBI, MUHAMMAD (2026) ANALISIS PENERAPAN PRINSIP AD’L DALAM PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP JUAL BELI BAHAN BAKAR MINYAK ECERAN DI KOTA PAREPARE. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (Full Teks)
2220203874234028.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (7MB) |
Abstract
MUH. YUSMA HABIBI, Analisis Penerapan Prinsip Ad’l Dalam perlindungan Konsumen Terhadap Jual Beli Bahan Bakar Minyak Eceran Di Kota Parepare. (Dibimbing oleh Bapak H. Suarning.) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Prinsip adl dalam perlindungan konsumen terhadap takaran bsahan bakar minyak eceran di Kota Parepare, Kajian mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penerapan prinsip ad’l atau keadilan, serta mengkaji penerapan prinsip tersebut sebagai bentuk perlindungan konsumen menurut perspektif Hukum Ekonomi Syariah dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karena itu kajian akan berfokus pada tiga pokok masalah yaitu {a} Bagaimana paktik dalam transaksi jual beli bahan bakar minyak eceran di Kota Parepare? {b} Faktor faktor apa saja yang mempengaruhi penerapan prinsip ad’l dalam transaksi jual beli bahan bakar minyak eceran Kota Parepare? {c} Bjagaimana penerapan prinsip adl dalam perlindungan konsumen terhadap praktik jual beli bahan bakar minyak eceran di Kota Parepare? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap pedagang, konsumen, serta dokumen hukum yang relevan. Analisis data dilakukan dengan merujuk pada konsep prinsip ad’l, teori muamalah, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum praktik jual beli BBM eceran di Kota Parepare belum sepenuhnya mencerminkan prinsip ad’l dan belum memenuhi ketentuan hukum yang berlaku. Temuan lapangan mengungkapkan adanya pengurangan takaran, penggunaan alat ukur tidak standar, penetapan harga lebih tinggi dari harga resmi, serta pengambilan pasokan tanpa izin usaha yang sah. Kondisi ini dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu faktor ekonomi, minimnya pemahaman terhadap hukum dan syariat Islam, keterbatasan akses ke SPBU, serta kurangnya pengawasan dan regulasi. Dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah, praktik tersebut mengandung unsur ketidakjelasan dan ketidakadilan yang dilarang dalam Al-Qur’an Surah Al-Muthaffifin ayat 1–3. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip ad’l merupakan landasan utama untuk mewujudkan praktik yang seimbang, jujur, dan aman, sehingga hak serta kewajiban kedua belah pihak dapat terpenuhi secara proporsional.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Prinsip Ad’l, Perlindungan Konsumen, BBM eceran, Hukum Ekonomi Syariah, Jual Beli |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012701 al-Bai’ (incl. al-Khiyar) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | evi muhartini tahir |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 02:37 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 02:40 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12878 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
