SALEHA, SITTi (2025) NILAI SOSIAL PADA TRADISI MADDO’A SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN IPS : STUDI PADA MAKAM PALLIPA PUTE DESA SAMAENRE KEC. MATTIRO SOMPE KAB. PINRANG. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.

[thumbnail of FULL TEKS] Text (FULL TEKS)
2020203887220029.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (7MB)

Abstract

Sitti Saleha,Nilai Sosial Pada Tradisi Maddo’a Sebagai Sumber Pembelajaran IPS: Studi Pada Makam Pallipa Pute Desa Samaenre Kec. Mattiro Sompe Kab. Pinrang (dibimbing oleh Ahdar dan Fawziah Zahrawati B). Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini yaitu bagaimana proses pelaksanaan dan gambaran nilai sosial yang ada dalam tradisi Maddo’a yang dapat dijadikan sumber pembelajaran IPS. Di Desa Samaenre Kec.Mattiro Sompe Kab. Pinrang Adapun metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan pendekatan fenomonologi dan jenis penelitian lapangan (field research). Informan berfokus kepada Masyarakat, pemandu adat dan guru ips. Teknik dan instrumen pengumpulan data yang digunakan ialah observasi yang berfokus untuk melihat dan mencatat serta mengungkap yang ada dibalik munculnya perilaku di tempat tersebut, wawancara dimana suatu percakapan yang dimulai dengan maksud tertentu yang dilakukan oleh dua pihak, dokumentasi yaitu mencari data berupa catatan, surat, pengambilan gambar dan audio pada proses wawancara peneliti dengan narasumber. Serta teknik analisis data menggunakan data reduksi, data display dan penarikan kesimpulan. Triagulasi yang digunakan ialah Trigulasi sumber dan Trigulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Proses pelaksanaan Upacara Maddo’a dilaksanakan setelah mereka panen padi, sebagai rasa syukur terhadap Allah Swt. Yang maha esa atas keberhasilan yang didapatkan oleh bertani, pesta panen yang dilaksanakan 1 sampai 2 tahun saja, proses pelaksanaan upacara tradisi Maddo’a mencakup beberapa rangkaian kegiatan antara lain tahap perencanaan, tahap persiapan dan tahan pelaksanaan. Pada tahap perencanaan semua elemen Masyarakat desa Samaenre diundang untuk menghadiri temu bicara atau disebut tudang sipulung, pertemuan ini yang menjadi topik pembicaraan ialah seputar pelaksanaan upacara tradisi Maddo’a. Setelah tahap perencanaan kemudian memasuki tahap pelaksanaan, pada tahap pelaksanaan yaitu pemotongan kerbau atau sapi, ayam, penggalian lubang, maccera padendang, memainkan padendang, mendirikan ayunan, massikkiri jumat, dan hari puncak acara dan yang terakhir adalah penutupan lubang. 2) Dalam penyelenggaraan upacara adat Maddo’a terdapat banyak nilai-nilai sosial yang terkandung didalamnya yang harus di lestarikan oleh generasi penerus bangsa. Nilai-nilai sosial yang dimaksud adalah nilai solidaritas, penghormatan, religius.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Tradisi Maddo’a, Nilai Sosial, pembelajaran IPS
Subjects: 13 EDUCATION > 1303 Specialist Studies In Education > 130302 Comparative and Cross-Cultural Education
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial
Depositing User: evi muhartini tahir
Date Deposited: 10 Sep 2026 07:11
Last Modified: 10 Sep 2026 07:11
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12736

Actions (login required)

View Item View Item