A RIFQAH, A RIFQAH (2026) PERSEPSI KEAMANAN QRIS SEBAGAI SISTEM PEMBAYARAN BERBASIS FINTECH: STUDI KASUS KONSUMEN MAKANJA FACTORY. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (FULL TEKS)
2220203860202006.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (6MB) |
Abstract
Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai sistem pembayaran berbasis financial technology (fintech) semakin meningkat dan menjadi salah satu alternatif pembayaran yang banyak digunakan oleh masyarakat. Meskipun menawarkan kemudahan transaksi, aspek keamanan masih menjadi pertimbangan penting dalam penggunaan QRIS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsumen Makanja Factory terhadap keamanan QRIS, faktor-faktor yang memengaruhi persepsi konsumen terhadap keamanan QRIS, serta menganalisis persepsi konsumen terhadap keamanan QRIS ditinjau dari Perspektif Ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap konsumen Makanja Factory yang menggunakan QRIS. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Landasan teoritis yang digunakan meliputi teori pengetahuan konsumen (Engel, Blackwell, dan Miniard), teori persepsi (Robbins dan Judge), teori persepsi keamanan (Featherman dan Pavlou). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen Makanja Factory memiliki pemahaman yang cukup baik mengenai keamanan QRIS, mencakup pengetahuan fungsi, manfaat, prosedur penggunaan, dan mitigasi risiko transaksi. Selain itu, persepsi konsumen dipengaruhi oleh faktor pelaku (perceiver), objek (target), dan situasi (situation), dengan pengalaman personal serta tingkat literasi digital sebagai faktor paling dominan. Secara keseluruhan, konsumen memiliki persepsi positif karena QRIS dianggap aman, praktis, dan efisien. Ditinjau dari Perspektif Ekonomi Islam, penggunaan QRIS oleh konsumen Makanja Factory telah memenuhi unsur mashlahah (kemaslahatan) dan sejalan dengan prinsip hifdzul mal (menjaga harta) karena dapat meminimalkan risiko kehilangan uang tunai, meskipun kehati-hatian pengguna tetap diperlukan untuk menghindari risiko teknis yang dapat merugikan secara sepihak.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Persepsi Konsumen, Keamanan QRIS, Fintech, Sistem Pembayaran Digital, Ekonomi Islam. |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140207 Financial Economics |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Program Studi Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | kiki saleh |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 00:24 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 00:24 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12677 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
