Syafika, Nurul (2026) Komunikasi krisis dalam dakwah bertema poligami di kalangan mahasiswi IAIN Parepare. Sarjana thesis, IAIN Parepare.

[thumbnail of Teks Lengkap] Text (Teks Lengkap)
2220203870230005.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (7MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya dinamika respons mahasiswi terhadap dakwah bertema poligami di lingkungan IAIN Parepare. Poligami merupakan isu yang sensitif karena berkaitan dengan ajaran agama, keadilan gender, serta pengalaman sosial dan psikologis perempuan. Penyampaian dakwah mengenai poligami tidak selalu diterima secara utuh, melainkan sering memunculkan penerimaan, penolakan, maupun negosiasi makna dari audiens. Penelitian terdahulu lebih banyak mengkaji poligami dari perspektif hukum Islam, tafsir, dan gender, sedangkan kajian yang menyoroti komunikasi krisis dalam dakwah bertema poligami, khususnya dari perspektif mahasiswi di lingkungan perguruan tinggi Islam, masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik komunikasi dakwah bertema poligami di lingkungan IAIN Parepare serta mendeskripsikan respons mahasiswi terhadap pesan dakwah tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan di IAIN Parepare dengan melibatkan 15 mahasiswi sebagai informan yang pernah mengikuti atau mendengarkan dakwah bertema poligami. Data penelitian diperoleh melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik komunikasi dakwah bertema poligami di lingkungan IAIN Parepare berlangsung dalam tiga pola, yaitu normatif, persuasif, dan dialogis. Respons mahasiswi terhadap pesan dakwah terbagi dalam dua kecenderungan utama, yaitu penerimaan reflektif dan negosiasi makna, sementara sebagian lainnya menunjukkan sikap kritis sebagai bentuk resistensi terhadap pesan yang dianggap kurang memperhatikan aspek keadilan gender dan realitas perempuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dakwah bertema poligami memerlukan strategi komunikasi yang lebih kontekstual, dialogis, dan empatik agar mampu mengurangi potensi krisis komunikasi serta membangun ruang dialog yang lebih efektif antara pendakwah dan audiens. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian komunikasi dakwah, khususnya dalam penyampaian isu-isu keagamaan yang sensitif di lingkungan perguruan tinggi Islam.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Komunikasi Krisis, Dakwah, Poligami, Resepsi Mahasiswi, IAIN Parepare.
Subjects: 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2001 Communication and Media Studies > 200199 Communication and Media Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Program Studi Manajemen Dakwah
Depositing User: Asnita Asnita
Date Deposited: 04 Aug 2026 03:42
Last Modified: 04 Aug 2026 03:42
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12615

Actions (login required)

View Item View Item