Sri Wahyuni, Eka (2026) Perilaku Sosial Keagamaan Anak Broken Home Studi Kasus Kota Parepare. Sarjana thesis, IAIN Parepare.
|
Text (Teks Lengkap)
2020203869201020.PDF - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (7MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kondisi keluarga broken home terhadap perilaku sosial dan keagamaan anak di Kota Parepare, serta mengidentifikasi upaya yang dilakukan oleh masyarakat dan tokoh agama dalam membentuk perilaku sosial keagamaan anak-anak tersebut. Selama ini, penelitian mengenai keluarga broken home lebih banyak menyoroti dampak psikologis dan akademik anak, seperti gangguan emosional dan perilaku menyimpang. Namun, kajian yang mengkaji perilaku sosial keagamaan anak dalam konteks keluarga broken home masih terbatas, khususnya di Kota Parepare. Padahal, nilai-nilai keagamaan berperan penting dalam membentuk pengendalian diri dan etika sosial anak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Penelitian ini menggabungkan wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap anak-anak broken home di Kecamatan Soreang, Kota Parepare. Penelitian ini juga melibatkan wawancara dengan staf Pengadilan Agama, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta tokoh agama untuk memahami konteks sosial dan keagamaan di lingkungan mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dari keluarga broken home di Kota Parepare mengalami dampak negatif dalam aspek sosial dan keagamaan. Mereka cenderung sulit beradaptasi dalam pergaulan sosial, memiliki rasa percaya diri yang rendah, serta mengalami penurunan dalam pelaksanaan ibadah seperti salat berjamaah dan mengaji. Namun, meskipun demikian, dukungan dari masyarakat dan tokoh agama melalui kegiatan keagamaan, seperti pengajian dan salat berjamaah, serta program pembinaan sosial yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat, dapat membantu anak-anak untuk kembali menemukan arah hidup mereka. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam memberikan perhatian dan bimbingan yang memadai, meskipun kondisi keluarga tidak utuh. Selain itu, masyarakat dan tokoh agama berperan signifikan dalam membantu anak-anak broken home untuk memperbaiki perilaku sosial dan keagamaan mereka. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pemerintah, lembaga sosial, tokoh agama, dan keluarga lebih memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembinaan anak-anak broken home agar mereka dapat tumbuh menjadi individu yang sehat secara sosial dan keagamaan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keluarga Broken Home, Perilaku Sosial, Perilaku Keagamaan, Anak, Masyarakat, Tokoh Agama, Kota Parepare |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220499 Religion and Religious Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Program Studi Sosiologi Agama |
| Depositing User: | Asnita Asnita |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 09:48 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 09:48 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12539 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
