Azis, Abdul (2026) Prinsip Laut Bebas (Mare Liberum) dan Dinamika Konflik VOC Makassar Abad XVII. Sarjana thesis, IAIN Parepare.
|
Text (Teks Lengkap)
2220203880230008.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (7MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip Mare Liberum dalam kebijakan maritim Kerajaan Gowa-Tallo, proses terjadinya konflik antara Kerajaan Makassar dan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) pada abad XVII, serta dampaknya terhadap perdagangan maritim, ekonomi, dan kondisi sosial politik. Permasalahan penelitian ini meliputi: (1) bagaimana prinsip Mare Liberum menjadi sumber konflik antara VOC dan Makassar; (2) bagaimana proses terjadinya konflik; dan (3) bagaimana dampak konflik terhadap kondisi ekonomi dan sosial politik. Penelitian ini merupakan penelitian library research dengan pendekatan historis, politik, dan sosial. Metode penelitian yang digunakan meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Analisis penelitian didukung oleh teori Sea Power Alfred Thayer Mahan, teori konflik Karl Marx, serta teori perubahan sosial dan politik Max Weber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip Mare Liberum yang diterapkan Kerajaan Gowa-Tallo bertentangan dengan kebijakan monopoli VOC yang berlandaskan Mare Clausum, sehingga menjadi penyebab utama konflik antara kedua pihak. Konflik berkembang dari persaingan perdagangan menjadi konfrontasi politik dan militer yang berpuncak pada Perang Makassar (1666–1669) dan Perjanjian Bongaya 1667. Konflik tersebut mengakhiri sistem perdagangan bebas di Pelabuhan Somba Opu, melemahkan perekonomian Kerajaan Gowa-Tallo, mengubah keseimbangan politik di Sulawesi Selatan, serta mendorong diaspora masyarakat Bugis-Makassar ke berbagai wilayah Nusantara. Meskipun demikian, nilai-nilai kebaharian dan identitas maritim masyarakat Bugis-Makassar tetap bertahan sebagai bagian penting dari sejarah maritim Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mare Liberum, VOC, Kerajaan Makassar, konflik maritim, |
| Subjects: | 21 HISTORY AND ARCHAEOLOGY > 2101 Archaeology > 210199 Archaeology not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Program Studi Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | Asnita Asnita |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 03:50 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 03:50 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12532 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
