Wahid, Zulpiana (2026) Gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia dan Dampaknya terhadap Kehidupan Sosial dan Ekonomi Masyarakat Desa Patondon Salu Kabupaten Enrekang (1950–1965). Sarjana thesis, IAIN Parepare.
|
Text (Teks Lengkap)
2220203880230005.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (8MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk Gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) di Desa Patondon Salu, Kabupaten Enrekang pada tahun 1950–1965 serta menganalisis dampaknya terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengkaji pengalaman masyarakat lokal yang hidup di wilayah terdampak konflik DI/TII serta perubahan yang ditimbulkan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan saksi sejarah dan tokoh masyarakat, serta studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi empat tahapan, yaitu heuristik atau pengumpulan sumber, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi atau penulisan sejarah. Data yang telah dihimpun melalui tahap heuristik selanjutnya diuji keabsahannya melalui kritik sumber, kemudian dianalisis pada tahap interpretasi dengan menggunakan Teori Kepemimpinan Karismatik Max Weber, Teori Gerakan Sosial Charles Tilly, dan Teori Konflik Ralf Dahrendorf, sebelum disusun menjadi karya sejarah pada tahap historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk Gerakan DI/TII di Desa Patondon Salu meliputi penguasaan wilayah pada awal kedatangannya, penerapan aturan keagamaan, perekrutan dan pelibatan masyarakat, pengerahan tenaga kerja tanpa upah, pungutan dan perampasan harta benda masyarakat, serta tindakan ancaman dan kekerasan terhadap masyarakat. Gerakan tersebut memberikan dampak terhadap kehidupan sosial berupa terganggunya keamanan dan meluasnya rasa takut di kalangan masyarakat, perpindahan paksa penduduk, terhambatnya akses pendidikan anak dan pemuda, serta retaknya kohesi sosial masyarakat. Adapun dampak ekonomi yang ditimbulkan meliputi eksploitasi tenaga kerja masyarakat tanpa upah, kewajiban penyerahan sebagian hasil panen kepada pihak DI/TII, kemerosotan kondisi pangan dan sandang masyarakat, serta terganggunya aktivitas pertanian dan mobilitas ekonomi masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gerakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII), dampak sosial, dampak ekonomi, masyarakat Desa Patondon Salu. |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1401 Economic Theory > 140101 History of Economic Thought |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Program Studi Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | Asnita Asnita |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 02:38 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 02:38 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12530 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
