Nadia Azis, Nur (2026) Pemanfaatan Situs Budaya Makam Tuan Fakki’e Sebagai Refresentasi Sejarah Lokal Di Kecamatan Tiroang Kabupaten Pinrang. Sarjana thesis, IAIN Parepare.

[thumbnail of Teks Lengkap] Text (Teks Lengkap)
2020203880230017.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (9MB)

Abstract

Makam Tuan Fakki’e merupakan salah satu situs budaya yang memiliki nilai religius, historis, dan kultural bagi masyarakat Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang. Keberadaan situs ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ziarah, tetapi juga menjadi simbol identitas sejarah lokal yang berkaitan dengan proses penyebaran Islam di wilayah Sawitto. Namun, pemanfaatan Makam Tuan Fakki’e sebagai representasi sejarah lokal dan sarana edukasi budaya belum dilakukan secara optimal. Fokus penelitian ini mengkaji mengenai pemanfaatan Situs Budaya Makam Tuan Fakki sebagai representasi sejarah lokal di Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang dengan mengkaji dua permasalahan, yaitu: (1) Bentuk pemanfaatan Makam Tuan Fakki’e sebagai representasi sejarah lokal di Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang; dan (2) Kendala sosial dan budaya yang menghambat pemanfaatan Makam Tuan Fakki’e sebagai situs budaya di Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiokultural. Data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta menggunakan triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Makam Tuan Fakki’e dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai ruang religius melalui aktivitas ziarah dan doa, sebagai ruang tradisional melalui praktik tinjak (nazar), sesajen, dan ma’baca doang, serta sebagai sumber edukasi sejarah lokal yang berkaitan dengan proses penyebaran Islam di wilayah Sawitto. Pemanfaatan ini mencerminkan adanya perpaduan antara nilai-nilai keislaman dan tradisi budaya Bugis yang diwariskan secara turun-temurun. (2) Kendala sosial dan budaya yang menghambat pemanfaatan Makam Tuan Fakki’e sebagai situs budaya meliputi minimnya sumber sejarah tertulis, perbedaan narasi sejarah lisan di masyarakat, keterbatasan pengelolaan situs, tidak adanya juru kunci tetap, kurangnya fasilitas pendukung, serta akses jalan menuju lokasi makam yang belum memadai.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Pemanfaatan situs budaya, Makam Tuan Fakki’e, sejarah lokal, tradisi Bugis, pelestarian budaya.
Subjects: 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2002 Cultural Studies > 200299 Cultural Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Program Studi Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Asnita Asnita
Date Deposited: 30 Jul 2026 07:20
Last Modified: 30 Jul 2026 07:20
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12526

Actions (login required)

View Item View Item