Muhaimin, Paisal (2026) Nilai-Nilai Islam Dan Kearifan Lokal Pada Tradisi Pernikahan Adat Mandar Di Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene. Sarjana thesis, IAIN Parepare.
|
Text (Teks Lengkap)
19.1400.027.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (8MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai-nilai kearifan lokal dan pernikahan adat mandar, mengetahui nilai-nilai Islam dalam pernikahan adat Mandar dan hubungan nilai-nilai keraifan lokal dan nilai-nilai Islam pada pernikahan di Desa Onang, Kec. Tubo Sendan, Kab. Majene Jenis penelitian ini adalah Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain penelitan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi,wawancara dan dokumentasi. Dengan menggunakan teori intraksionisme simbolik dan struktur fungsinal dengan pendekatan antrpologi budaya. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa 1). Nilai-nilai kearifan lokal seperti siri’, pake’, malaqbiq’, dan semangat gotong royong tidak hanya menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Mandar, tetapi juga memiliki keselarasan dengan nilai-nilai Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, musyawarah, kasih sayang, serta rasa saling menghormati, 2).Nilai-nilai Islam tidak menafikan budaya lokal, justru memperkuat dimensi moral dan spiritual. Sebaliknya, kearifan lokal berperan sebagai media yang mempermudah masyarakat dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, seperti keimanan, kejujuran, tanggung jawab, musyawarah, kasih sayang, dan keadilan menjadi pedoman moral yang memperkuat kehidupan rumah tangga dan sosial, 3).Hubungan nilai kearifan lokal dan islam dalam pernikahan adat mandar dilihat dari Keharmonisan antara adat dan agama tercermin dalam tiap tahapan pernikahan adat Mandar dari lamaran hingga resepsi. Simbol-simbol adat, bahasa halus, serta keterlibatan kolektif masyarakat bukan hanya menunjukkan keluhuran budaya, tetapi juga menjadi wujud nyata dari ajaran Islam yang hidup dan membumi dalam masyarakat. Maka, pernikahan dalam masyarakat Mandar tidak hanya menyatukan dua insan, tetapi juga memperkuat hubungan antar keluarga, mempererat struktur sosial, dan meneguhkan nilai-nilai luhur yang dijunjung secara kolektif.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nilai-Nilai Islam, Kearifan Lokal, Dan Pernikahan |
| Subjects: | 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220405 Religion and Society |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Program Studi Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | Asnita Asnita |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 02:41 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 02:41 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12510 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
