SRIKANDI. ANWAR, TRIAINUN (2026) NILAI-NILAI TRADISI MAPPALILI MASYARAKAT LABAKKANG SEBAGAI REFERENSI MATERI AJAR IPS KONTEKSTUAL DI SMP NEGERI 1 LABAKKANG. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (Full Teks)
2220203887220004.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (7MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Mappalili masyarakat Labakkang, mengkaji relevansinya dengan materi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), serta mendeskripsikan pemanfaatannya sebagai referensi materi ajar IPS kontekstual di SMP Negeri 1 Labakkang. Tradisi Mappalili merupakan tradisi masyarakat agraris yang dilaksanakan sebelum musim anam padi sebagai ungkapan rasa syukur, permohonan kepada Tuhan, serta harapan akan hasil panen yang baik. Di tengah arus modernisasi, pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai budaya lokal cenderung mengalami penurunan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian budaya melalui integrasi nilai-nilai kearifan lokal ke dalam pembelajaran IPS agar peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual, bermakna, dan dekat dengan realitas kehidupan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data primer diperoleh dari tokoh adat, guru IPS, dan masyarakat pelaksana tradisi Mappalili, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal ilmiah, dokumen, serta referensi yang relevan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan untuk memperoleh temuan yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tradisi Mappalili mengandung nilai gotong royong, kebersamaan, religius dan rasa syukur, kepedulian terhadap lingkungan (nilai ekologis), serta pelestarian budaya dan identitas sosial (2) Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi dengan materi pembelajaran IPS, khususnya interaksi sosial, sosialisasi, nilai dan norma dalam masyarakat, hubungan manusia dengan lingkungan, serta keragaman sosial budaya dan (3) Guru IPS di SMP Negeri 1 Labakkang memanfaatkan tradisi Mappalili sebagai referensi materi ajar dengan mengintegrasikan budaya lokal dalam pembelajaran. Dengan demikian, tradisi Mappalili berpotensi menjadi referensi materi ajar IPS kontekstual yang mendukung pembelajaran, memperkuat karakter peserta didik, dan melestarikan budaya lokal secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tradisi Mappalili, Nilai sosial budaya, Pembelajaran IPS, Materi ajar kontekstual, Kearifan lokal. |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1301 Education Systems > 130106 Secondary Education |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial |
| Depositing User: | evi muhartini tahir |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 08:07 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 08:07 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12453 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
