ISMAWATUN, NUR HASANAH (2026) NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI PANGGIH MANTEN: STUDI KASUS PADA MASYARAKAT JAWA MUSLIM DI KOTA PAREPARE. Sarjana thesis, IAIN PARE PARE.
|
Text (Full Teks)
2220203886208087.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (7MB) |
Abstract
Ismawatun Nurhasanah. Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Panggih Manten: Studi Kasus Masyarakat Jawa Muslim di Kota Parepare (dibimbing oleh Bapak Drs. Anwar, M.Pd.) Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi panggih manten pada komunitas Jawa Muslim di Kota Parepare. Panggih manten merupakan salah satu rangkaian upacara adat pernikahan Jawa yang mempertemukan mempelai laki-laki dan perempuan serta mengandung berbagai simbol dan makna filosofis yang mendalam. Tradisi tersebut merepresentasikan perpaduan antara unsur budaya lokal dengan ajaran Islam yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat yang berpartisipasi dalam pelaksanaan tradisi panggih manten di Kota Parepare. Adapun analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa prosesi panggih manten mencakup beberapa tahapan, yaitu balangan gantal, wiji dadi, wiji suku, junjung drajat, sindur binayang, kacar kucur, dahar klimah, lolos duwung, dan sungkeman. Setiap tahapan tersebut mengandung nilai-nilai pendidikan Islam yang tercermin dalam berbagai aspek kehidupan. Nilai akidah tampak melalui keyakinan terhadap ketentuan Allah dalam ikatan pernikahan. Nilai ibadah tercermin pada pelaksanaan tanggung jawab antara suami dan istri. Nilai akhlak terlihat dalam sikap saling menghormati, kepatuhan, serta kasih sayang, sedangkan nilai sosial masyarakat diwujudkan melalui terciptanya keharmonisan dalam keluarga maupun hubungan antarkeluarga. Selain itu, tradisi panggih manten berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya Jawa di lingkungan masyarakat perantauan. Keberadaan tradisi ini menunjukkan upaya masyarakat dalam mempertahankan identitas budayanya tanpa mengabaikan penyesuaian terhadap nilai-nilai Islam serta kondisi sosial yang berkembang di Kota Parepare. Oleh karena itu, tradisi panggih manten memiliki peran penting sebagai media pelestarian budaya yang tetap relevan dalam mendukung terwujudnya kehidupan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tradisi Panggih Manten, Nilai-nilai Pendidikan Islam, Masyarakat Jawa Muslim |
| Subjects: | 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Program Studi Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | evi muhartini tahir |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 01:58 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 01:58 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12391 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
