KALSUM IMRAN, UMMU (2026) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP SISTEM PEMBAYARAN JASA TRANSAKSI BRI LINK DI DESA MADELLO KAB.BARRU. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (Full Teks)
2220203874234041.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (8MB) |
Abstract
TUmmu Kalsum Imran.“Tinjaun Hukum Ekonomi Syariah terhadap Sistem Pembayaran Jasa Transaksi BRILink di Desa Madello Kabupaten Barru” (dibimbing oleh Rustam Magun Pikahulan ). Penelitian ini membahas tentang praktik sistem pembayaran jasa transaksi BRILink Desa Madello Kabupaten Barru serta tinjauannya berdasarkan Hukum Ekonomi Syariah. Latar belakang penelitian ini di dasari pada adanya perbedaan penetapan biaya jasa transaksi oleh agen BRILink yang dinilainkurang transparan dan berpotensi menimbulkan ketidak jelasan dlam akad transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik jasa BRILink, faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pembayaran jasa transaksi, serta tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap sistem pembayaran jasa transksi BRILink di Desa Madello Kabupaten Barru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun sumberdata dalam penelitian ini terdiri atas data primer yang duperoleh labgsung dari agen dan nasabah BRILink serta sekunder yang berasal dari buku, jurnal, dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penelitian. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jasa transkasi BRILink di Desa Madello Kabupaten Barru memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan seperti transfer sesama bank, transfer anta bank, tarik tunai, setor tunai dan pembayaran tagihan. Namun, dalam pelaksanaannya ditemukan adanya perbedaan biaya jasa yang ditetapkan oleh agen kepada nasabah. Faktor-faktor yang mempengaruhi pembayaran jasa transaksi meliputi biaya operasional agen, kondisi ekonomi masyarakat, kebutuhan layanan yang cepat dan praktis, serta kebijakan masing-masing agen. Dalan tinjuan hukum ekonomi syariah, praktik jasa transaksi BRILink pada dasarnya diperbolehkan karena menggunakan akad. Akan tetapi, kurang transpransi dalam penetapan biaya jasa berpotensi mengandung unsur gharar sehingga belum sepenuhnya sesuai dengan prisnisp ke adilan,amanah, dan keterbukaan dalam Hukum Ekonomi Syariah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Ekonomi Syariah, BRILink, Akad, Jasa Transaksi, Fee Transaksi |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | evi muhartini tahir |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 05:18 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 06:02 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12341 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
