ST. FATIMAH, ST. FATIMAH (2026) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP RISIKO PEMBATALAN TRANSAKSI JUAL BELI SISTEM CASH ON DELIVERY (COD) DI TOKO LETTA SHOOP KOTA PAREPARE. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text (Full Teks)
2220203874234039.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (6MB) |
Abstract
St. Fatimah. Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Risiko Pembatalan Transaksi Jual Beli Sistem Cash on Delivery (COD )di Toko Letta Shoop Kota Parepare (Dibimbing oleh Zainal Said). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik transaksi jual beli dengan sistem Cash on Delivery (COD) di Toko Letta Shoop Kota Parepare serta meninjau risiko pembatalan transaksi tersebut dari perspektif hukum ekonomi syariah. Karena itu, rumusan masalah dalam penelitian ini ialah: 1) Bagaimana praktik transaksi jual beli dengan sistem COD di Toko Letta Shoop Kota Parepare? 2) Bagaimana mekanisme penyelesaian sengketa terhadap risiko pembatalan transaksi jual beli dengan sistem COD di Toko Letta Shoop Kota Parepare? 3) Bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap risiko pembatalan transaksi jual beli dengan sistem COD di Toko Letta Shoop Kota Parepare? Penelitian ini menggunakan metode dengan jenis penelitian field research dengan pendekatan yuridis dan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap pemilik, karyawan, dan pembeli Toko Letta Shoop Kota Parepare. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Praktik transaksi COD di Toko Letta Shoop dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pemilihan produk oleh pembeli melalui marketplace atau media sosial, pengemasan barang oleh pihak toko, pengiriman melalui jasa ekspedisi, dan pembayaran dilakukan saat barang diterima oleh pembeli. 2) Mekanisme penyelesaian sengketa dilakukan dengan menerima informasi pembatalan dari pihak kurir, menghubungi pembeli untuk konfirmasi, memeriksa kembali barang yang diretur, mencatat identitas pembeli yang sering melakukan pembatalan, serta melaporkan pembeli bermasalah kepada pihak marketplace. 3) Ditinjau dari hukum ekonomi syariah, transaksi COD pada dasarnya diperbolehkan karena memenuhi unsur akad jual beli. Namun, pembatalan sepihak tanpa alasan yang jelas bertentangan dengan prinsip amanah, keadilan, dan kemaslahatan karena merugikan pihak penjual.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Ekonomi Syariah, Cash on Delivery (COD), Pembatalan Transaksi. |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | evi muhartini tahir |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 04:52 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 06:07 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12340 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
