MUTMAINNAH, MUTMAINNAH (2026) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP WANPRESTASI ATAS PENAMBAHAN WAKTU KERJA PADA KARYAWAN FIFY LAUNDRY. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.

[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
2120203874234014.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (6MB)

Abstract

Mutmainnah. Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap Wanprestasi atas Penambahan Waktu Kerja pada Karyawan Fify Laundry, (dibimbing oleh Ibu Prof. Dr. Hj. Muliati, M.Ag.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) praktik penambahan waktu kerja pada karyawan Fify Laundry, (2) hal yang memengaruhi munculnya Wanprestasi atas penambahan waktu kerja, dan (3) pandangan Hukum Ekonomi Syariah terhadap pemberian Wanprestasi tersebut. Penelitian ini difokuskan untuk mengkaji bagaimana sistem penambahan waktu kerja dan kompensasinya diterapkan, serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip akad dan keadilan dalam muamalah Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan pemilik dan tiga karyawan Fify Laundry, sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumentasi terkait serta literatur hukum ekonomi syariah. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di Fify Laundry dengan menggunakan meotode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan waktu kerja terjadi terutama pada akhir pekan, hari Minggu, dan menjelang hari raya ketika volume cucian meningkat. Penambahan jam kerja berlangsung sekitar 1–2 jam dan tidak diatur melalui perjanjian tertulis maupun persetujuan resmi. Pada awalnya, penambahan waktu kerja dilakukan secara sukarela tanpa tambahan upah, namun dalam beberapa tahun terakhir pemilik mulai memberikan gaji tambahan meskipun mekanismenya tidak jelas dan digabungkan dengan gaji bulanan. Faktor yang memengaruhi munculnya antara lain tingginya beban kerja, keterbatasan jumlah karyawan, kebutuhan menjaga kualitas layanan, serta hubungan kedekatan antara pemilik dan karyawan. Dari perspektif Hukum Ekonomi Syariah, praktik pemberian tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip akad karena terdapat unsur ketidakjelasan (gharar) dalam tambahan kompensasi, dan belum terpenuhi prinsip keadilan, transparansi, serta kesepakatan (‘adl dan taradhi). Oleh karena itu, sistem kompensasi tambahan di Fify Laundry perlu diperjelas dan disepakati sejak awal agar sesuai dengan nilai-nilai syariah.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Wanprestasi, Penambahan Waktu Kerja, Hukum Ekonomi Syariah, Fify Laundry.
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: evi muhartini tahir
Date Deposited: 06 Jul 2026 08:00
Last Modified: 09 Jul 2026 06:57
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12334

Actions (login required)

View Item View Item