KHAIRIL ANWAR, 19.2400.063 (2026) ANALISIS UJRAH TERHADAP SISTEM UPAH PEKERJA SAWIT DI DESA SARING SUNGAI BUBU KECAMATAN KUSAN TENGAH KABUPATEN TANAH BUMBU. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.
|
Text
192400063.pdf Download (7MB) |
Abstract
KHAIRIL ANNWAR. Analisis Ujrah Terhadap Sistem Upah Pekerja Sawit di Desa Saring Kecamatan Kusan Tengah Kabupaten Tanah Bumbu (dibimbing oleh Andi Bahri). Sistem ujrah merujuk pada konsep imbalan atau pembayaran yang diberikan untuk jasa atau pekerjaan yang dilakukan oleh seseorang dalam konteks ekonomi Islam. Secara harfiah, ujrah berarti "imbalan" atau "upah" yang diberikan kepada seseorang sebagai balasan atas usaha atau layanan yang telah diberikan. Penelitian ini difokuskan untuk melakukan analisis upah terhadap sistem upah pekerja sawit karena istem upah kerja sawit di Tanah Bumbu mencerminkan dinamika antara potensi ekonomi sektor sawit dan realitas kesejahteraan pekerja Penelitian ini dilakukan di Desa Saring Kecamatan Kusan Tengah Kabupaten Tanah Bumbu dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yakni data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan kesimpulan. Dan menggunakan uji keabsahan triangualitas, kredibilitas dan dependebilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem upah pekerja sawit di Desa Saring, Kecamatan Kusan Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu, dalam perspektif prinsip ujrah pada ekonomi Islam. Sistem upah yang diterapkan meliputi skema harian, borongan, mingguan, maupun bulanan, dengan kesepakatan antara pekerja dan pemilik kebun yang umumnya dilakukan secara lisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum sistem ini telah mencerminkan prinsip ujrah, yaitu adanya imbalan atas jasa yang diberikan secara adil dan berdasarkan kesepakatan. Meski pencatatan upah dilakukan melalui Buku Kerja Mandor (BKM) dan dianggap cukup jelas, beberapa kendala masih ditemukan, seperti kurangnya transparansi perhitungan, keterlambatan pembayaran, serta ketidakkonsistenan standar upah antar pemilik kebun. Penyelesaian masalah dilakukan secara musyawarah, mencerminkan nilai kekeluargaan dan keadilan sosial. Penelitian merekomendasikan penyempurnaan dalam aspek akad tertulis, pencatatan upah yang lebih sistematis, transparansi perhitungan, serta kepastian waktu pembayaran. Dengan penerapan prinsip ujrah yang lebih konsisten, sistem pengupahan ini berpotensi meningkatkan kesejahteraan pekerja serta menjadi model pengupahan berbasis syariah yang aplikatif di sektor perkebunan rakyat.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ujrah, Sistem Upah, Ekonomi Islam, Pekerja Sawit, Desa Saring |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Depositing User: | evi muhartini tahir |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 07:49 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 03:56 |
| URI: | https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12248 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
