IRNA, IRNA (2026) PENERAPAN PRINSIP AKUNTANSI SYARIAH DALAM AKAD MUKHABARAH SISTEM BAGI HASIL DI SEKTOR PERTANIAN DI KELURAHAN TEPPO KABUPATEN PINRANG. Sarjana thesis, IAIN PAREPARE.

[thumbnail of 2120203862202049.pdf] Text
2120203862202049.pdf

Download (2MB)

Abstract

Irna 2025. Penerapan Prinsip Akuntansi Syariah Dalam Akad mukhabarah Sistem Bagi Hasil Di Sektot Pertaniaan Di Kelurahan Teppo Kabupaten Pinrang (Dibimbing Oleh Darwis) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mekanisme bagi hasil dalam sektor pertanian di Kelurahan Teppo, Kabupaten Pinrang, serta untukmenganalisis penerapan prinsip-prinsip akuntansi syariah pada kerja sama tersebut dalam perspektif akad mukhabarah. Fenomena yang diangkat adalah praktik bagi hasil tradisional yang didasarkan pada kepercayaan lisan namun memiliki nilai-nilaiakuntabilitas yang kuat. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan ketua kelompok tani, pemilik lahan, dan petani penggarap di Kelurahan Teppo. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Praktik bagi hasil di Kelurahan Teppo menggunakan akad mukhabarah dengan sistem bagi dua (50:50) dari hasil bersih panen. Kesepakatan dilakukan secara lisan berdasarkan rasa saling percaya dan nilai kekeluargaan. (2) Penerapan prinsip akuntansi syariah telah terimplementasi melalui nilai transparansi dan pertanggungjawaban. Hal ini dibuktikan dengan adanya keterbukaan dalam pelaporan biaya produksi serta proses penimbangan hasil panen yang disaksikan secara bersama oleh kedua belah pihak. (3) Praktik bagi hasil diKelurahan Teppo, meskipun belum menerapkan pencatatan akuntansi formal, secarasubstansial telah mencerminkan nilai kejujuran dan amanah dalam akuntansi syariah. Akad mukhabarah berperan meningkatkan kesejahteraan petani melalui pembagian risiko yang adil, sehingga beban gagal panen ditanggung bersama dan pendapatan hasil bagi mampu memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Namun, sistem ini masih menghadapi kendala berupa lemahnya posisi tawar petani akibat tingginya biaya produksi serta ketimpangan kesejahteraan yang dipengaruhi oleh luas lahan garapan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Akuntansi Syariah, Mukhabarah, Bagi Hasil, Pertanian.
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Depositing User: evi muhartini tahir
Date Deposited: 24 Apr 2026 07:02
Last Modified: 24 Apr 2026 07:02
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/12236

Actions (login required)

View Item View Item