Basri, Akmal (2018) Nilai Agunan Terhadap Pemberian Kredit Bank BRI Unit Hasanuddin Parepare (Analisis Ekonomi Islam). Undergraduate thesis, IAIN Parepare.

[thumbnail of Full text]
Preview
Text (Full text)
14.2300.108.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Unit Hasanuddin Parepare sebagai salah satu bank milik pemerintah, dituntut untuk memberikan pelayanan kredit yang maksimal. Dalam penyaluran pemberian kredit harus diajukan suatu agunan yang akan menjadi faktor pendukung dalam realisasi pemberian kredit. Dari nilai agunan tersebutlah yang akan menentukan besarnya plafon pinjaman yang akan diberikan oleh bank sebagai pihak debitur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unsur-unsur dalam penilaian agunan kredit yang mana menjadi salah satu syarat realisasi dalam pemberian kredit dan dilakukan peninjauan analisis ekonomi Islam. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenology dan studi kasus dalam mengumpulkan data primer sebagai hasil wawancara dan data sekunder dari hasil data yang diberikan. Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis nilai agunan terhadap pemberian kredit dengan menggunakan analisis Markettability, Ascertainably Of Value, Stability Of value, Transfertability dan Secured. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) unsur-unsur penilaian jaminan kredit antara lain : a) Markettability tidak terlepas dari faktor pemasaran yang lebih fokus kepada jaminan terhadap peluang pasar ke depannya. b) Ascertainably Of Value menggunakan dua metode pengukuran yaitu Capital Asset Pricing Model (CAPM) dan Arbitrage Pricing Theory (APT) yang telah ditentukan standar nilai pasar 80% dari nilai jaminan. Jadi bank akan memberikan kredit dibawah dari nilai pasar tersebut. c) Stability Of value dimana bank harus memperhatikan nilai pasar jaminan agar tetap stabil dan tidak merugikan pihak bank kedepannya. d) Transfertability memiliki ketentuan bahwa harta yang dijadikan jaminan harus mudah dipindahtangankan baik secara fisik dan yuridis yang mencakupi barang yang berwujud dan barang yang tidak berwujud. e) Secured berfungsi sebagai suatu pengikatan terhadap jaminan yang bersifat hukum seperti jenis Surat Kuasa Jual (SKJ), Akta Pemasangan Hak Tanggungan (APHT) dan Surat Kuasa Pemasangan Hak Tanggungan (SKMHT). Fidusia, Cessie, Surat gadai Deposito. 2) unsur-unsur penilaian jaminan kredit berdasarkan tinjauan ekonomi Islam sudah sesuai dengan prinsip ekonomi Islam yaitu prinsip mubah, sesuai asas manfaat, dan berdasarkan ketentuan pemerintah. Nilai Agunan Terhadap Pemberian Kredit Bank BRI Unit Hasanuddin Parepare memiliki kesesuaian dengan ke tiga prinsip ekonomi Islam tersebut, walaupun Bank BRI Unit Hasanuddin beroperasi dilembaga konvensional.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Appraisal Bank, Nilai Jaminan Kredit, Kelayakan Pemberian Kredit
Subjects: 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1502 Banking, Finance and Investment
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Program Studi Perbankan Syariah
Depositing User: Subhan Saleh
Date Deposited: 14 Jan 2020 06:28
Last Modified: 14 Jan 2020 06:28
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/1004

Actions (login required)

View Item View Item