Sistem Kelayakan Pembiayaan Kredit Padat Bank Konvensional dan Bank Syariah (Analisis Perbandingan)

A. Juliati, A. Juliati (2019) Sistem Kelayakan Pembiayaan Kredit Padat Bank Konvensional dan Bank Syariah (Analisis Perbandingan). Undergraduate thesis, IAIN Parepare.

[img]
Preview
Text (Full text)
14.2300.001.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berusaha untuk menjawab beberapa permasalahan yang berkaitan dengan sistem kelayakan pembiayaan yang terdapat dalam perbankan syariah dan kelayakan kredit yang terdapat dalam perbankan konvensional. Hal-hal yang dipermasalahkan adalah bagaimana prosedural kelayakan, aspek-aspeknya, dan prinsip-prinsip kelayakan yang terdapat dalam kedua bank tersebut.

Jenis penelitian yang digunakan adalah library research (penelitian pustaka), yang diperoleh melalui data-data yang bersifat primer dan sekunder. Teknik pengolahan datanya akan diolah dengan cara editing, coding dan penafsiran. Dari sumber tersebut akan dianalisis secara induksi, deduksi, dan komparasi.

Berdasar pada permasalahan dan metode yang digunakan, maka hasil penelitian menyimpulkan bahwa: 1) Perbedaan prosedur pembiayaan di perbankan syariah dan perkreditan di perbankan konvensional, yakni terletak pada realisasi penggunaan pinjaman. Bank syariah lebih menekankan penggunaan dana pinjaman sesuai dengan nilai-nilai Islam yang berkaitan dengan salah satu akad. Sedangkan bank konvensional, penggunaan dana pinjaman sesuai kesepakatan untuk dilunasi dengan jumlah bunga dan imbalan. Dari segi penyelesaian kredit, bank syariah dapat menempuh melalui alternatif penyelesaian sengketa dan arbitrase. Sedangkan dalam bank konvensional penyelesaian kreditnya dapat digunakan jalur alternatif 3R ( Rescheduling, Reconditioning, dan Restructuring ); 2) Perbedaan aspek kelayakan pembiayaan di perbankan syariah dan perkreditan di perbankan konvensional, yakni terletak pada penekanannya. Di mana bank konvensional lebih menekankan pada aspek jaminannya (collateral). Sedangkan pembiayaan pada bank syariah lebih mengutamakan aspek pribadi/karakter individu (charakter). Kemudian dari sisi persamaannya,yaitu mengacu pada prinsip yang sama.; 3) Prinsip kelayakan pembiayaan di perbankan syariah dan perkreditan di perbankan konvensional, yaitu sama-sama berdasar pada 5 C (Charakter, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition of Economy). Sedangkan perbedaannya, di perbankan syariah masih menambah prinsip lain, yakni amanah, kejujuran, dan kepercayaan dari masing-masing nasabah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kelayakan, Pembiayaan, Kredit, Bank Syariah, Konvensional
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Program Studi Perbankan Syariah
Depositing User: Subhan Saleh
Date Deposited: 07 Oct 2019 00:28
Last Modified: 07 Oct 2019 00:28
URI: http://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/812

Actions (login required)

View Item View Item