Eliza, Eliza (2021) Analisis Jarimah Qishash Terhadap Pidana Pembunuhan Berencana (Studi Putusan Nomor 221/Pid.B/2016/PN.Pre). Undergraduate thesis, IAIN Parepare.

[thumbnail of Full text]
Preview
Text (Full text)
16.2500.023.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Pokok masalah pada penelitian ini adalah 1). Bagaimana Analisis jarimah Qishash Terhadap Pertimbangan-pertimbangan Hakim dalam Putusan Nomor. 221/Pid.B/2016/PN.Pre?, 2). Bagaimana Implementasi konsep qishash dalam Putusan Nomor. 221/Pid.B/2016/PN.Pre?, dan 3). Bagaimana analisis jarimah qishash terhadap eksekusi terpidana dalam Putusan Nomor.221/Pid.B/2016/PN.Pre? Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer yang berupa data yang diperoleh langsung dari sumbernya dan data sekunder yaitu data yang mencakup dokumen-dokumenmresmi, buku yang berkaitan dengan penelitian dan lain-lain. Dengan teknik pendekatan data yaitu teknik, wawancara, dokumentasi, dan pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisis jarimah Qishash Terhadap Pertimbangan-pertimbangan Hakim dalam Putusan Nomor. 221/Pid.B/2016/PN.Pre. yaitu pengurangan hukuman yang diberikan oleh hakim kepada terdakwa yang dimana awalnya dituntut oleh penuntut umum 10 tahun penjara dan akhirnya hanya dijatuhi hukuman 7 tahun penjara di pengadilan negeri parepare karena adanya hal-hal yang meringankan terdakwa yang salah satunya adalah si korban berselingkuh dengan istri sah terdakwa itu merupakan hak bagi narapidana pada kasus ini yang memang harus diberikan bila narapidana pada kasus ini telah memenuhi syarat, karena suatu hak akan diberikan bila syarat atau kewajiban telah dipenuhi. Implementasi konsep qishash dalam Putusan Nomor. 221/Pid.B/2016/PN.Pre tidak memeliki perbedaan yang signifikan untuk penjatuhan hukumannya. Dalam sistem hukum pidana positif tetap berlandaskan pada KUHP dengan pasal pasal yang berkaitan tentang pembunuhan berencana serta hal-hal yang memberatkan sehingga akan terlebih dahulu mencocokkan dengan perbuatan yang dilakukan terdakwa. Sedangkan dalam hukum pidana Islam penjatuhan hukuman qishas tetap berlandaskan pada barang bukti yang ada dalam persidangan serta keterangan saksi-saksi yang dihadirkan dipersidangan sehingga penguasa menjatuhkan hukuman kepada terdakwa pelaku pembunuhan berencana untuk memberikan efek jera dan pelajaran mendidik agar tidak melakukan lagi perbuatan nya. Analisis jarimah qishash terhadap eksekusi terpidana dalam Putusan Nomor.221/Pid.B/2016/PN.Pre Terkait eksekusi putusan tersebut, jika penulis tinjau dari hukum acara pidana Islam pelaksanaan hukuman dalam kasus pembunuhan berencana. Dalam hal ini penulis sepakat dengan pendapat dari madzab empat, yang menyatakan bahwa diancam dengan hukuman yang sama (Qisash).

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pembunuhan Berencana, Qishash, Hukum Pidana Islam
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180110 Criminal Law and Procedure (incl. Islamic Criminal Law, Jinayat)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Hukum Pidana Islam
Depositing User: Subhan Saleh
Date Deposited: 02 Jun 2022 03:31
Last Modified: 02 Jun 2022 03:31
URI: https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/3584

Actions (login required)

View Item View Item