Konsekuensi Praktik Jual Beli Bibit Cengkeh Sistem Mappalla’ Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Pada Masyarakat Bukkere Kabupaten Sidrap)

Anita, Anita (2020) Konsekuensi Praktik Jual Beli Bibit Cengkeh Sistem Mappalla’ Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Pada Masyarakat Bukkere Kabupaten Sidrap). Undergraduate thesis, IAIN Parepare.

[img]
Preview
Text (Full text)
16.2200.008.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Konsekuensi Praktik Jual Beli Bibit Cengkeh SistemMappalla’ Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Pada Masyarakat Bukkere Kabupaten Sidrap). Terdiri dari 3 (tiga) permasalahan, yaitu: 1) Bagaimana Penerapan Praktik Jual Beli Bibit Cengkeh Sistem Mappalla’ pada Masyarakat Bukkere Kabupaten Sidrap?; 2) Bagaimana Perspektif Hukum Islam tentang Praktik Jual Beli Bibit Cengkeh Sistem Mappalla’pada Masyarakat Bukkere Kabupaten Sidrap?; dan 3) Apa Dampak dari Penerapan Praktik Jual Beli Bibit Cengkeh Sistem Mappalla’ di Masyarakat Bukkere Kabupaten Sidrap?

Jenis penelitian ini tergolong kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan, pengamatan (observasi), wawancara (interview), dan dokumentasi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) Praktik Jual Beli Bibit Cengkeh Sistem Mappalla’ Pada Masyarakat Bukkere Kabupaten Sidrap, dimana sistem mappalla’ masih digunakan oleh masyarakat Bukkere sampai saat ini dan sudah menjadi tradisi yang melekat di masyarakat tersebut yang dikenal dengan istilah Al-‘Urf;2) Ditinjau dari perspektif Hukum Islam, Praktik Jual Beli Bibit Cengkeh Sistem Mappalla’ di Masyarakat Bukkere Kabupaten Sidrap sudah sesuai dengan aturan-aturan jual beli dalam Islam, karena setelah ditinjau dari rukun dan syarat jual beli, praktik tersebut sudah memenuhi rukun dan syarat jual beli yang berlaku dalam Islam; dan 3) Jual Beli Bibit Cengkeh Sistem Mappalla’ di Masyarakat Bukkere Kabupaten Sidrap dimana sistem tersebut mengandung ke tidak jelasan atas pertumbuhan bibit sesuai pertumbuhan cengkeh dimana bibit itu diambil, sehingga dampak yang ditimbulkan dari pihak penjual kepada pembeli yaitu tidak terjaminnya bibit cengkeh tersebut yang masih dalam tanah (belum tumbuh daun) pertumbuhannya akan baik. Maka dari itu, akan ada kerugian yang ditanggung pembeli, dilihat dati sisi maslahatnya bahwa sistem ini mendatangkan kemudaratan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Jual Beli, Mappalla’, Hukum Islam
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012799 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Muamalah
Depositing User: Subhan Saleh
Date Deposited: 25 Nov 2020 00:24
Last Modified: 25 Nov 2020 00:24
URI: http://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/2007

Actions (login required)

View Item View Item