Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pembatalan Akad Jual Beli Mobil (Studi Kasus di Monginsidi Motor Kab. Pinrang)

Safitri, Gifani (2020) Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pembatalan Akad Jual Beli Mobil (Studi Kasus di Monginsidi Motor Kab. Pinrang). Undergraduate thesis, IAIN Parepare.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
15.2200.082.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

Pembatalan akad merupakan rusaknya suatu akad disebabkan karena adanya pembeli yang tidak memenuhi kontrak. Seperti yang terjadi di Monginsidi Motor Kabupaten Pinrang, pembatalan terjadi disebabkan karena pembeli tidak dapat melanjutkan kredit mobilnya, sehingga mobil tersebut diambil kembali oleh pihak pemilik usaha.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pembatalan akad yang terjadi di Monginsidi Motor Kabupaten Pinrang dan tinjauan hukum Islam terhadap pembatalan akad. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan dalam mengumpulkan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun tehknik analisis data yang digunakan yatitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Adapun bentuk pembatalan di Monginsidi motor Kab. Pinrang yaitu pembatalan karena khiyar yaitu pembatalan pada barang karena adanya barang dengan kualitas dan harga yang lebih sesuai. Pembatalan dengan Iqalah, pembatalan dengan persetujuan kedua belah pihak dengan alasan kerusakan barang tidak dapat dilakukan di Monginsidi motor Kabupaten Pinrang, kecuali pihak pemilik usaha membatalkan akad dengan alasan tertentu disebabkan karena kelalaian pembeli. Pembatalan Karena Tidak Adanya Tanfidz, pembatalan akad dapat dilakukan oleh pihak penjual jika pihak pembeli tidak dapat melunasi pembayaran pada waktu yang telah ditentukan. Pembatalan karena berakhirnya akad, transaksi akan berakhir dengan sendirinya jika pembayaran juga telah diselsaikan. 2). Praktek pembatalan akad di Monginsidi Motor Kabupaten Pinrang sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam yaitu: Prinsip tauhid, prinsip amar ma’ruf nahi mungkar, prinsip keadilan, prinsip kebebasan, prinsip persamaan, prinsip tolong menolong, dan prinsip toleransi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pembatalan akad, Tinjauan, Hukum Islam
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012799 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Muamalah
Depositing User: Subhan Saleh
Date Deposited: 31 Aug 2020 00:10
Last Modified: 31 Aug 2020 00:10
URI: http://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/1609

Actions (login required)

View Item View Item