Peran Baitul Maal WatTamwil Al-Birry Terhadap Pengembangan Usaha Mikro Menengah di Kabupaten Pinrang

Sahriani, Sahriani (2020) Peran Baitul Maal WatTamwil Al-Birry Terhadap Pengembangan Usaha Mikro Menengah di Kabupaten Pinrang. Undergraduate thesis, IAIN Parepare.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
15.2300.174.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Baitul Maal Wat Tamwil Al-Birry terhadap pengembangan usaha mikro. untuk meningkatkan produktivitas UMKM salah satu faktor penunjang yang terpenting adalah ketersediaan modal yang cukup. Kendala permodalan bagi pengusaha kecil, tidak bisa dipenuhi oleh perbankan modern,karena pada umumnya mereka tidak bankable. kondisi ini semakin memperlebar jarak antara usaha kecil dan sektor informal dengan industri informal. Untuk itu,diperlukan adanya sistem kredit yang mampu menjangkau lapisan masyarakat terbawah.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, deskriptif.adapun teknik pengumpulan data yaitu observasi ,wawancara, dokumentasi, dokumenstasi ada beberapa ada dokumentasi photo, dokumentasi bukti wawancara, serta dokumentasi pendukung lainnya.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Upaya yang dilakukan oleh pihak BMT sangat membantu para nasabah dengan memberikan pembinaan serta permodalan bagi nasabah, BMTjuga mengupayakan agar kurangnya tingkat pengangguran yang ada sehingga dapat dikatakan BMT berupaya meningkatkan kesejahtran bagi masyarakat, dan meningkatkan sumber daya mansuai. Bukan hanya dari segi modal saja, BMT juga memberikan materi perihal riba agar kiranya masyarakat bisa terlepas dari para rentenir dan BMT juga mengarahkan para nasabahnya bagaimana cara jual beli secara syariah. Dengan upaya-upaya yang diberikan BMT membuktikan bahwa BMT berperan aktif dalam mengembnagkan produktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah. Dalam mengupayakan pengembangan usaha mikro BMT juga menghadapi kendala-kendala yang akan menghambat pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. ada dua kendala yaitu , pertama, faktor internal yaitu dari pihak bmt itu sendiri ada beberapa karyawan kurang pengatahauannya dan kurangnya modal.kedua faktor eksternal dari nasabah seperti kurang maksimal kemampuannya untuk mengelola ushanya serta persaingan yang kuat dan keterlambatan dalam penyetoran.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pengembangan Usaha Mikro Menengah, Nasabah, BMT Al-Birry
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012724 Islamic Banking
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Program Studi Perbankan Syariah
Depositing User: Subhan Saleh
Date Deposited: 06 Jul 2020 03:57
Last Modified: 06 Jul 2020 03:57
URI: http://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/1390

Actions (login required)

View Item View Item