Dampak Doi’ Pateka’ Terhadap Peningkatan Gadai Sawah Pada Masyarakat Kanang Kab. Polman. (Analisis Hukum Ekonomi Islam)

Wulandari, Sri (2020) Dampak Doi’ Pateka’ Terhadap Peningkatan Gadai Sawah Pada Masyarakat Kanang Kab. Polman. (Analisis Hukum Ekonomi Islam). Undergraduate thesis, IAIN Parepare.

[img]
Preview
Text (Full text)
15.2200.128.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (8MB) | Preview

Abstract

Doi’ Pateka’ menurut pandangan masyarakat Kanang Kab. Polman diartikan sebagai uang belanja yakni uang yang diharuskan diberikan oleh calon suami kepada pihak keluarga calon istri. Pokok masalah penelitian ini adalah: 1) Bagaimana penerapan Doi’ Pateka’ pada masyarakat Kanang Kab. Polman, 2) Bagaimana dampak Doi’ Pateka’ terhadap pelaksanaan gadai sawah pada masyarakat Kanang Kab. Polman. 3) Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap penerapan Doi’ Pateka’ pada masyarakat Kanang Kab. Polman.

Jenis penelitian ini menggunakan field research dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dari penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dampak Doi’ Pateka’ Terhadap Peningkatan Gadai Sawah Pada Masyarakat Kanang Kab. Polman. Yakni mendatangkan dampak positif dan juga dampak negatif dimana dampak positifnya yaitu orang yang mau menikah tapi Doi’ Pateka’ atau uang belanjanya tidak cukup atau memang tidak ada, bisa melakukan transaksi gadai dan tidak perlu melakukan pinjaman ke instansi seperti bank atau pegadaian. Dan adapun dampak negatifnya yakni orang yang ingin menggadaikan sawahnya karena ingin menikah tidak terlalu memperhatikan yang namanya tata cara transaksi gadai. Kemudian tinjauan hukum Islam mengenai Doi’ Pateka’ yang didapatkan dengan cara menggadaikan sawah hukumnya adalah mubah yang artinya boleh dilaksanakan karena tidak ada dalil yang melarang. Kemudian pemanfaatan barang gadai baik oleh Rahin maupun Murtahin menurut ulama hukumnya boleh apabila mendapat izin dari masing-masing pihak.

Implikasi dari penelitian ini adalah dalam penentuan jumlah Doi’ Pateka’ sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan pihak laki-laki sehingga tidak ada lagi kasus menggadaikan sawahnya karna jumlah Doi’ Pateka’ terlalu tinggi. Pernikahan adalah sesuatu yang sakral dan merupakan Sunnah Rasulullah SAW, maka sebaik-baik ibadah adalah yang di ridhoi dan tidak memberatkan kedua belah pihak yang melakukan pernikahan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Dampak, Doi’ Pateka’, Gadai sawah, Hukum Islam
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012799 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam > Program Studi Muamalah
Depositing User: Subhan Saleh
Date Deposited: 03 Jul 2020 07:00
Last Modified: 05 Jul 2020 03:54
URI: http://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/1384

Actions (login required)

View Item View Item